Home » Berita » Unsri; Alex minta Kouta Suara Dibagi

Unsri; Alex minta Kouta Suara Dibagi

PALEMBANG – Banyaknya kouta suara yang diberikan pada mendiknas penilaian sendiri dari gubernur sumsel dan mahasiswa Universitas Sriwijaya. Sebab berdasarkan aturan mendiknas yang diwakili oleh dirjen kemendiknas Joko Susanto. Mempunyai hak suara sebanyak 45 suara sedangkan sehat hanya 1 suara.

Hal ini menjadi penilaian sendiri oleh gubernur sumsel Alex Nurdin dan juga sebagai ketua dewan penyantun universitas sriwijaya. Alex berpendapat secara stuktur pemerintahan, semua hak suara yang dipegang oleh presiden dapat diwaliki oleh kementrian jika presiden berhalangan hadir, sama halnya dengan kementrian jika mentri berhalangan hadir, semestinya hak suara diwakilkan oleh gubernur. Namun, kalaupun mentri mengutus wakil dari dirjen, paling tidak kouta suara dibagi dua, jadi kalu 45 suara maka dirjen dapat 23 suara dan gubernur 22 suara.

Alex juga menjelaskan, bahwa pemerintah provinsi sumsel sangat berkepentingan dengan Universitas sriwijaya sebab tugas pemerintah memastikan perkembangan pembangunan di sumsel dan universitas sriwijaya sebagai mitra stategis pemerintah dalam pembangunan, terutama dalam penyedian sumber daya manusia ( SDM )

Sementara itu, pemilihan umum rector unsri juga tidak lepas dari kritikan mahasiswa Unsri, salah satu mahasiswa Jurusan fisip Unsri Iqal menyayangkan setiap proses pengambila kebijakan seperti pemilihan rector unsri, unsur mahasiwa tidak pernah dilibatkan. Selama ini mahasiswa hanya dijadikan objek kebijakan. Padahal menurutnya, mahasiwalah yang paling besar merasakan dampak dari kebijakan tersebut.

Dia berharap kedepan para elit Unsri dapat melibatkan mahasiswa dalam setiap mengambil kebijakan di Unsri. Sebab menurutnya suara mahasiwa juga sangat penting bagi para elit untuk mengambil kebijakan yang tepat. ( Hazmin )

Beri komentar