Home » Berita » Ribuan Ikan Mati Mendadak di Sungai Musi

Ribuan Ikan Mati Mendadak di Sungai Musi

PALEMBANG – Warga kelurahan 35 Ilir Kecamatan Ilir Barat (IB) II dan sekitarnya dibuat heboh,Selasa (6/9) malam, pasalnya warga mendapati ratusan udang dan berbagai jenis ikan sungai tawar tiba-tiba mengapung di aliran sungai musi sekitar pukul 19.00 wib.

Spekuliasi pun bermunculan dari warga. Warga menduga sungai yang membelah hilir dan Hulu Kota Palembang ini terkena racun. Setelah warga mengetahui berbagai jenis ikan dan udang mengapung di permukaan air sungai, tak khayal warga berbondong-bondong ke sungai itu dengan peralatan untuk menangkap ikan seadanya berebut ikan yang mengapung tersebut.
“Hampir dua malam ini, warga berbondong-bondong turun kesungai untuk menamgkap ikan mabuk,”jelas ketua RT25 Kelurahan 35 Ilir, LUkman Hakim saat dibincangi di seputaran sungai musi.

Jenis ikan sendiri, kata Lukman beragam, mulai dari jenis ikan patin,ikan Juaro,ikan Pare serta udang bermunculan sendiri di permukaan air yang mengikuti arus sungai surut.
“Mulai dari ikan berukuran besar hingga ikan kecil bermunculan di atas air, bahkan ada yang sudah ditemukan membusuk,”ungkapnya.

peristiwa ini, sambung Lukman yang juga berprofesi sebagai nelayan ini, juga pernah terjadi beberapa tahun silam.

“Peristiwa ini juga pernah terjadi beberapa tahun silam, namun kita orang awan tidak tahu persis apa penyebab ikan di sungai ini mengapung,”jelasnya.

Dia berharap langkah tegas pemerintah dan Dinas terkait untuk cepat tangap untuk mengatasi banyaknya ikan asli sungai tawar tersebut mengapung.

“Kita mintakan supaya pemerintah dapat mengcek langsung, ditakutkan kalau dibiaarkan akan lebih banyak lagi bibit ikan yang akan mati,’pintanya.

Sementara itu Kepala Dinas Pertanian, Perikanan, kehutanan (DP2K) Kota Palembang Sudirman Tegoeh mengatakan belum mengetahui peristiwa banyaknya ditemukan banyak ikan air sungai tawar di perairan sungai musi yang mengapung tersebut.
“Nanti akan kita cek langsung ke lapangan,”katanya.

Banyaknya ikan mengapung ini, menurut Sudirman ada dua kemugkinan,yakni disebakan dengan unsur kesengajaan oleh orang yang tidak bertanggung jawab dengan sengaja mengunakan alat setrum listrik untuk menangkap ikan atau air sungai musi telah terkontaminasi dengan limbah.
“Kalau mengunakan setrum sudah pasti itu kriminal, tapi kalau ikannya mengapung hampir disepanjang sungai musi besar kemungkinan air sudah terkontaminas dengan limbah berbahaya,”jelasnya.

Nah, untuk itu, kata Sudirman secaptnya akan mencari sumber penyebab ikan tersebut mengapung bahkan mati membusuk.”i kita cari tahu sumber penyebabnya dahulu baru bisa kita simpulkan,”jelasnya. Ditambahkan Sudirman peristiwa banyaknya ikan yang mabuk atau mengapung ini juga pernah terjadi beberapa tahun lalu, namun sklanya masih kecil.
“ beberapa tahun lalu juga ada tapi skala kecil, dan namun beberapa tahun ini sudah tidak lagi ditemukan hal serupa, malah kebanyakan marak penyetrum an dan pengawasan sudah kita tingkatkan,”tukasnya. ( Hazmin )

Beri komentar