Home » Berita » BPN Dan Pemprov Respon Kasus Lahan

BPN Dan Pemprov Respon Kasus Lahan

BPN Sita HGU Terlantar

Palembang – Kasus lahan di Sumatera Selatan yang saat ini menjadi perhatian secara nasional tampaknya mulai direspon oleh Badan Pertanahan Nasional dan juga pemerintah Provinsi Sumsel. Menurut Kepala Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional Suhaily Syam kepada Sindo Radio, sampai saat ini ada sekitar 70 ribu hektar lahan Hak Guna Usaha yang disita Badan Pertanahan Nasional.

Peta Sumsel

Menurutnya penyitaan ini terkait Hak Guna Lahan yang didapat oleh perusahaan-perusahaan ternyata masih terlantar dan belum digarap sama sekali. Pihak Kanwil BPN Sumsel juga telah melaporkan hal ini ke BPN pusat.

Selain HGU yang terlantar, BPN Sumsel juga akan mempersoalkan lahan izin lokasi dengan luasan mencapai 800 ribu hektar milik 95 perusahaan yang ada di Sumatera Selatan. Saat ini pihak BPN Sumsel sedang menginventarisasi lahan tersebut.

Sementara, Gubernur Sumsel Alex Noerdin menanggapi maraknya sengketa lahan di Sumatera Selatan. Pihaknya menargetkan pada akhir tahun 2013, kasus sengketa lahan di Sumsel dapat selesai 50 persen dari 50 kasus sengketa lahan berdasarkan data pemerintah provinsi Sumatera Selatan.

Dia juga mengatakan dalam penyelesaian sengketa lahan, Pemerintah Provinsi Sumsel juga akan melakukan secara hati-hati, sebab jika tidak bisa menjadi preseden buruk bagi Investasi di Sumatera Selatan. Saat ini sengketa lahan di Sumsel banyak terjadi di OKI, Muba, Muara Enim dan Banyuasin yang merupakan basis perkebunan di Sumatera Selatan. (Fatur/Sripo/Trijaya)

Beri komentar