Home » Berita » Dewan : Tak Mematuhi Edaran Gubernur Silahkan Hengkang Dari Sumsel.

Dewan : Tak Mematuhi Edaran Gubernur Silahkan Hengkang Dari Sumsel.

PALEMBANG – Protes Asosiasi Pengusaha Jasa Angkutan Truk (APJAT) Sumsel terhadap surat edaran Gubernur tentang pelarangan melintas di jalan umum bagi truk angkut batubara yang melebihi 8 ton ditanggapi dingin oleh anggota DPRD Sumsel, malahan anggota DPRD Sumsel mengancam kalau pengusaha truk batubara tidak mematuhi surat edaran Gubernur dipersilahkan keluar dari Sumsel.

Angota Komisi IV DPRD Sumsel, Najib Macan ketika ditemui di DPRD Sumsel, pengusaha batubara seharusnya membayar ganti rugi terhadap kerusakan jalan yang dilewati truk-truk batubara,”kata Najib dengan nada tinggi.

Menurut Najib, semua pengusaha batubara harus mentaati surat edaran Gubernur tersebut siapapun dibelakang mereka, karena itulah diperlukan adanya tim terpadu untuk mengawasi truk batubara ini.

“Kita harapkan ada tim terpadu dibiayai pemerintah daerah yang didalamnya ada Kepolisian, Dishub, masyarakat, mahasiswa untuk mengawasi itu dan harus sesuai aturan karena kita back up keputusan gubernur dan DPRD awasi termasuk rakyat Sumsel kalau tidak mau , ya? keluar dari Sumsel ini,”katanya.

Hal senada dikemukakan Ketua Komisi IV , Rozak Amin siapa lagi yang disalahkan kalau bukan truk pengangkut batubara yang merusak jalan Sumsel.

“Jadi siapa yang salah kalau bukan penyebab kalau bukan angkutan itu, khan sudah kelihatan dengan jelas khan, jangan memikirkan kepentingan pribadi, kita perjuangkan untuk kepentingan umum dan masalah ini kita mau rapat internal di Komisi IV untuk menyikapi truk batubara ini,”katanya dan

Rozak meminta 1 April tidak ada lagi truk pengangkut batubara lewat dengan muatan 12 ton di jalan umum. (Morino)

2 komentar untuk “Dewan : Tak Mematuhi Edaran Gubernur Silahkan Hengkang Dari Sumsel.”

  1. zulhendra

    Yg pling di salahkn adalah pemerintah knapa izin eksploitasi batu bara gampang di keluarkn sdg kn utk eksploitasi ini jelas ada pengangkutan ny… Utk bpk2 dewan yg trhormat jgn main usir2 aja, daerah anda PAD ny jg ada dri sna, kapasitas jln perlu di tngkat kn dan pelebaran badan jln yg perlu di rembuk kn, daerah lain jg daerah transisi tp jln mrk mang udh di siap kn utk kapasitas tonnase tnggi, klo bpk2 dewan ucpan ny hny sperti itu mk akan bnyk penggangguran dan jelas akn naik ny tngkat kriminalitas, org2 pun akn tkut melintas di wilyah anda, dgn sperti itu apakah mgkin daerah anda bisa maju sperti skrg? Sya bkn pengusaha angkutan, sya jg bkn org birokrasi tp sya hnya msyrkat biasa dgn kndraan pribadi yg slalu melintas di wilayah sumsel tp sya prihatin stiap prov. Utk mslah batu bara slalu saja sperti itu pdhal batu bara slruh dunia yg mbutuhkn, perkebunan dan prtanian jg trjadi sperti itu slalu msyrakat yg prmslahkn, ADA APA?? Pemrinth hrus tegas jg trhadap masy. Jgn kecolongan dgn era reformasi skrg atau mang ada unsur politik di dlm ny???

  2. Pemerhati

    Dewan yang terhormat, mohon untuk meninjau jalur alternatif, apakah sudah selesai, jika belum selesai agar diberikan alternatifnya, ibarat orang butuh bernafas tetapi tidak diberikan udara untuk bernafas, jika Bapak Dewan yang terhormat berbicara seperti itu, bagaimana iklim investasi di sumsel akan maju, pasti investor akan lari dengan sikap bapak dewan yang terhormat, 1 hal lagi, untuk diketahui yang berinvestasi di batu bara hampir 90% investor lokal, jadi kami mohon dukungan dari bapak dewan yang terhormat, tidak usah jauh2 cari investor keluar negri, cukup dukung investor lokal agar kami bisa lebih baik dan lebih maju dari investor luar negri.

    Wassalam

Beri komentar