Home » Berita » PBK temui Alat Pemadam Kebakaran Tidak Layak Pakai - Trijaya FM Palembang

PBK temui Alat Pemadam Kebakaran Tidak Layak Pakai

Palembang РDinas Penanggulangan dan Pemadam Kebakaran  ( PBK ) kota Palembang banyak mendapati alat pemadam kebakaran kadalaursa di kapal pengangkut sembako dan bahan bakar minyak.

Kepala Dinas Penanggulangan dan Pemadam Kebakaran Dicy Tatung menjelaskan terkait temuan petugasnya alat pemadam kebakaran kadaluarsa. Pihaknya akan mengembangkan temuan tersebut untuk mengecek tempat usaha dan kapal tongkang pembawa sembako dan BBM yang rentan tersulut kebakaran.

Dia mengatakan berdasarkan perda No 31 tentang PBK setiap bangunan gedung ruko dan kapal wajib memiliki Aper. Menurutnya secara kuantitas, meskipun pertumbuhan ruko cukup pesat namun masih sering ditemui ruko yang belum memenuhi sarat Aper.

Dia juga mengatakan akan memproritaskan Pembinaan kapal, tongkang dan SPBU di sungai musi, terlebih potensi kebakaran di sungai juga cukup besar. Terutama pada kapal pembawa BBM dan SPBU. Tidak kurang dari 100 kapal yang bersandar di sungai musi setiap hari untuk membawa sembako dan BBM.

Karena itu, untuk mengatisipasi kebakaran kapal, pihaknya akan mengecek aper dikapal, pengecekan tidak sebatas memiliki, namun juga dilihat dari sisi kelayakannya. Berkaca dari kebakaran tongkang pengangkut BBM beberapa bulan lalu, setelah diselidiki, kapal tongkang sudah menyediakan Aper, namun masalahnya Aper yang disedikan sudah tidak layak pakai, sehingga ketika terjadi kebakaran aper tidak dapat digunakan.

Dia juga menjelaskan untuk persiapan alat pemadam kebakaran menurutnya 30 armada pemadam kebakaran berfungsi dengan baik. setiap pos dari 7 pos disedikan 3 armada pemedam kebakaran, dan dalam waktu dekat1 pos pemadam kebakaran di kel. 13 Ulu akan segera beroperasi.

Sementara untuk 2 unit payerboad yang berada di sungai musi sudah cukup baik.angka kebakaran di pinggiran sungai juga sudah menurun. Namun diakuinya untuk memenuhi jumlah ideal belum mencukupi. Setidaknya dibutuhkan 5 payerboad untuk antisipasi kebakaran. Pihaknya berharap ada realisasi penambahan payerboad sebanyak 3 unit lagi.

Dia juga meminta masyarakat untuk lebih meningkatkan kewaspadaan seperti mengganti kabel yang sudah rusak, atau kompor yang sudah tua untuk diteliti kelayakannya. Dia juga meminta masyarakat untuk tidak iseng, mengabarkan kebakaran Via telpon, namun setelah di cek tidak ada kebakaran. ( Hazmin )

Beri komentar