Home » Berita » Rumah Amruk Idrus Harpakan Bantuan Matrial - Trijaya FM Palembang

Rumah Amruk Idrus Harpakan Bantuan Matrial

Tampak rumah Idrus (45) yang amruk di Desa Tana Abang Selatan

Tampak rumah Idrus (45) yang amruk di Desa Tana Abang Selatan

PALI, BP
Musiba meluapnya air sungai Lematang yang mengakibatkan robohnya bangunan rumah milikik Usman warga Desa Tanah Abang Selatan, Kecamatan Tanah Abang, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI),

Kini giliran rumah Idrus (45) warga Desa Tana Abang Selatan, Kecamatan Tanah Abang Kabupaten PALI mengalami kejadian serupa akibat lupan sungai lematang tersebut

Pantauan Berita Pagi di lapangan tampak bangunan rumah panggung milik Idrus yang persis berada di pinggiran sungai Lematang mengalami amblas karena tiang penyangganya rumah roboh.

Kejadian robohnya rumah Idrus terjadi  Minggu sore (3/1) lalu sekitar jam 17:00 WIB, saat itu semua penghuni rumah berjumlah 4 orang sedang berada didalam rumah dan sedang menunaikan solat Ashar.

“Kami belum selesai shalat ashar, tapi tiba-tiba rumah kami miring dan televisi yang ada di tengah rumah jatuh, tidak pikir panjang kami langsung keluar rumah, tidak lama kemudian rumah kami ambruk,” ungkap, Kamis (7/1).

Dikatakannya bahwa memang sudah ada bantuan dari Dinas Osial Kabupaten PALI melalui Tagana berupa sembako dan selimut, serta ada juga bantuan evakuasi dari BPBD Kabupaten PALI, namun Idrus mengharapkan Pemkab PALI juga bisa membantu material bangunan.

“Selain makanan, kami juga butuh material bangunan untuk membangun kembali rumah ini, itu harapan kami kepada Pemerintah,” harapnya

Sementara itu, Rusman Firman Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten PALI yang sudah berada di lokasi mengungkapkan pihaknya langsung meluncur kelapangan begitu mendengar ada bencana.

“Kami selalu siap siaga 24 jam dengan menyiapkan petugas dan perahu karet untuk antisipasi bencana yang selalu timbul kala musim hujan, dan begitu ada laporan kami langsung meluncur,” terangnya.

Ditambahkannya bahwa, BPBD hanya bertugas mengevakuasi korban, masalah yang menangani bantuan dikembalikan ke Dinas Sosial.

“Tugas kita menyelamatkan manusianya, atau mengevakuasi korban, untuk bantuan logistik itu menjadi tanggungjawab Dinsos.” Pungkas Usman Firman (Hab)

Beri komentar