Home » Berita » MAKAN SIANG, PULUHAN KARYAWAN PTDA KERACUNAN

MAKAN SIANG, PULUHAN KARYAWAN PTDA KERACUNAN

1-jamAkibat mengkonsumsi nasi bungkus katering, puluhan karyawan PT Langgeng Daya Agrindo sebagai sub kontraktor PT Bumi Gema Gempita mengalami mual-mual, pusing dan diduga keracunan.

Dari data yang berhasil dihimpun, perusahaan yang berlokasi di Desa Muara Lawai Besar, Kecamatan Merapi Timur Kabupaten Lahat ini, karyawan memakan jatah makan siang yang disediakan dari katering langganan. Tanpa diduga, sekita dua jam usai mengkonsumsi, sekitar 36 karyawan merasakan mual, pusing serta mulas. Mereka kemudian langsung dilarikan ke IGD RS Rabain Muara Enim.

Menurut salah satu karyawan Yanto, kejadian berawal saat karyawan makan siang sekitar pukul 14.00 WIB. Usai mengkonsumsi makan siang. Satu persatu karyawan mulai merasakan pusing dan mual mual. “Sekita selang dua jam, kawan kawan mulai mual dan pusing. Aas inisiatif kamu langsung membawa mereka ke rumah sakit,” terang Yanto, saat diwawancarai di IGD RS Rabain, Senin (3/10).

Selain itu, lanjut Yanto, ada juga anak karyawan yang mengalami mual dan pusing, diduga karena ikut mengkonsumsi nasi tersebut.

“Tadi ada teman yang bawa nasi jatahnya pulang. Sampai dirumah anaknya sempat dikasih potongan telur, sehabis itu anaknya juga sekarang ikut dirawat,” tambah Yanto.

Sementara itu, menurut perawat jaga di Bangsal RS Rabain, dari data yang ia catat, pasien mulai masuk kedalam kamar sekitar pukul 17.00. “Dari jam 5 mulai masuk pasien yang keracunan. Tapi hanya sekutar 15 yang dirawat di lantai empat, sisanya di lantai tiga, diduga mereka keracunan makan, tapi sekarang masing dilakukan pemeriksaan di lab,” terangnya.

Saat ini, sampel sisa makanan yang tersisa sudah dibawa ke laboratorium untuk dilakukan penelitian. Para karyawan yang mengalami keracunan saat ini sudah banyak dikunjungi oleh pihak keluarga, kerabat serta karyawan lainnya.

Sementara itu menurut pihak perusahaan, pihaknya mengalami kerugian atas kejadian ini, karena sebagian besar karyawan tidak bisa bekerja.

Saat ditanya tindakan apa yang akan dilakukan pihaknya kepada pengusaha katering, dirinya tidak bisa menjawab karena nanti pihak manajemen yang akan menentukan.

“Kalau masalah katering nanti atasan yang akan menentukan,” pungkasnya(RMOL)

Beri komentar