Home » Berita » Menyedihkan! Gebyar Kreativitas Diwarnai Kericuhan

Menyedihkan! Gebyar Kreativitas Diwarnai Kericuhan

0Pameran Kreativitas Siswa seharusnya bagus sebagai ajang melatih dan memamerkan hasil kreativitas para pelajar sekolah menengah atas (SMA). Sayang sekali, ajang ini berubah menjadi aksi unjuk kekuatan antar siswa.

Pameran Kreativitas antar Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Se-Kabupaten Muara Enim digelar di pelataran Gedung Kesenian Putri Dayang Rindu, Selasa (18/10). Event ini nyaris ricuh.  Peristiwa tersebut diduga disulut oleh aksi pemalakan yang dilakukan salah seorang oknum siswa kepada siswa sekolah lainnya.

Sontak saja akibat kejadian itu, ratusan siswa dan guru yang hadir heboh. Pameran sempat diwarnai aksi kejar-kejaran oleh sekelompok siswa.  Saat itu oknum siswa SMK negeri yang diduga melakukan pemalakan terhadap siswa SMK lain.  Mengetahui aksi tersebut, siswa-siswa lainnya tersulut emosi. Mereka ramai-ramai mengejar si pelaku pemalakan.

Puluhan siswa laki-laki mengejar seseorang siswa yang diduga memalak sampai ke luar halaman Gedung Kesenian menuju ke jalan raya. Untung saja,  saat puluhan siswa mengejar dilerai dan dihadang oleh para guru dan petugas Satpol PP yang ada di lokasi. Sementara siswa yang memalak melarikan diri.

“Memang sejak pagi tadi sudah ribut. Katanya karena ada siswa yang dipalak siswa lain sekolah. Jadi siswa yang dipalak ngadu ke siswa lain jadi mereka tersulut emosi,”ujar salah seorang pedagang di sekitar lokasi pameran.

Menanggapi kejadian ini, penanggung jawab penyelenggara Kabid Pendidikan Menengah (Dikmen) Disdikbud Muara Enim Rizal Alfian MSi mengatakan, dirinya sudah mengkroscek kepada panitia kegiatan dan pihak sekolah yang diduga terlibat kericuhan.

“Memang benar. Dipicu adanya oknum siswa SMK yang memalak siswa lainnya. Tapi yang oknum pemalak itu memakai seragam salah satu SMK Negeri di Muara Enim,”ungkap Rizal.

Dikatakan Rizal, atas kejadian ini pihaknya meminta panitia kegiatan meningkatkan pengamanan karena rentan terjadi aksi kericuhan susulan.

“Kita berkoordinasi dengan pihak sekolah yang bersangkutan agar bisa meredam para siswanya. Jangan sampai berulang lagi kerusuhan,”jelasnya.

Kegiatan Gebyar SMK se-Kabupaten Muara Enim Tahun 2016 diikuti 19 SMK di Bumi Serasan Sekundang. Setiap sekolah mendirikan stan pameran hasil-hasil karya dan produk para siswa SMK. Kegiatan ini berlangsung selama 2 hari (18-19 Oktober). [wiliem w kusuma](RMOL.SUMSEL)

Beri komentar