Home » Berita » Muzakir tidak Tega Melihat Penderitaan Sumarni

Muzakir tidak Tega Melihat Penderitaan Sumarni

1-jamMUARAENIM–Pasien penderita Giant Fibroadenoma Mammae Bilateral, Sumarni (27) Warga RT 10 Desa Tegal Rejo, Kecamatan Lawang Kidul, Muaraenim, merasa bermimpi.

Pasalnya tanpa diduga orang nomor satu di Muaraenim, secara spontan menyempatkan diri membesuknya di RSUD dr HM Rabain Muaraenim, Rabu (5/10).

“Saya tadi sempat tidak percaya jika Bupati mau melihat kondisinya,” ujar Sumarni usai makan siang di ruang Rawat Inap Kelas III Lematang.

Menurut Sumarni, saat ini, kondisinya sudah membaik, tidak lagi demam seperti pertamakali dirinya dirawat. Dan menurut dokter, besok (Kamis), dirinya sudah bisa dirujuk ke Palembang untuk menjalani perawatan lebih lanjut.

” Tadi saya sudah di USG, berat badan bayinya 1,8 Kg. Kata dokter anaknya diprediksi perempuan. Saya sudah bertekad akan melahirkan bayi saya dulu,” ujar Sumarni mantab.

Di katakan Sumarni, dari hasil USG tadi, bayinya diprediksi perempuan dan cukup sehat. Bahkan ia semakin sering merasakan pergerakan bayinya seperti tendangan. Dan ia sudah bertekad akan menyelamatkan bayinya meski nyawa taruhannya. Dan jika memang payudaranya harus diangkat, ia juga pasrah yang penting anaknya selamat.

“Dia sangat aktif, saya sudah tidak sabar ingin melihat dia lahir kedunia dengan selamat,” harapnya

Sementara itu Bupati Muaraenim Muzakir, mengaku sangat prihatin dengan kondisinya. Untuk itu, ia meminta pihak rumah sakit untuk merawatnya dengan baik dan jika memang sudah bisa rujuk secepatnya untuk dirujuk sehingga bisa cepat ditanggulangi.

” Kasihan dia, saya saja tidak tega melihatnya, apalagi dia yang merasakannya,” ujar Muzakir usai memberikan bantuan dana secara pribadi.

Dikatakan Muzakir, untuk kondisi RSUD dr HM Rabain saat ini, memang sudah cukup baik, dan telah dapat mengobati berbagai penyakit namun dalam kasus ini, jika memang tidak bisa di tangani di sini tentu secepatnya di rujuk ke Palembang, biar ia mendapat perawatan lebih baik lagi.

Dan atas kasus ini, tentu akan bisa menjadi pembelajaran baik bagi rumah sakit maupun dunia kesehatan sendiri, sehingga kedepan setidaknya bisa melakukan pencegahan secara dini daripada melakukan pengobatan.

Sementara itu Direktur Rumah Sakit HM Rabain Muaraenim, dr Suwandi Safitra SpA, mengatakan jika kondisi kesehatannya stabil dan membaik, kemungkinan besok (Kamis), pasien sudah bisa dirujuk ke RSMH Palembang untuk mendapatkan pengobatan medis lebih lanjut.

“Kita sudah lakukan cek termasuk USG tadi, dan semunya baik,” ujar Dr Suwandi.(SRIPOKU.COM)

Beri komentar