Home » Berita » PEMKAB MUBA AKAN BERPERAN AKTIF, DALAM UPAYA PENURUNAN EMISI DARI SEKTOR BERBASIS LAHAN

PEMKAB MUBA AKAN BERPERAN AKTIF, DALAM UPAYA PENURUNAN EMISI DARI SEKTOR BERBASIS LAHAN

45Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin ( Muba ) dalam hal upaya penurunan Emisi dari sektor yang berbasis lahan akan menjadi prioritas dan akan berperan aktif untuk melakukan itu.

Plt Bupati Kabupaten Musi Banyuasin Beni Hernedi saat memimpin rapat koordinasi tingkat pengambil keputusan (high level meeting) pengarus utamaan isu perubahan iklim sektor berbasis lahan kedalam dokumen Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Muba, di ruang rapat Serasan Sekate, Rabu (19/10).

Mengatakan, target Nasional pengurangan emisi adalah sebesar 41% (26% secara unilateral dan 15 persen dengan bantuan internasional) di tahun 2020 dengan sekaligus mempertahankan pertumbuhan ekonomi sebesar 7 persen menjadikan Indonesia sebagai salah satu pelopor utama upaya penurunan emisi.

“Dengan latar belakang inisiatif nasional, Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin ikut berperan aktif dalam upaya penurunan emisi dari sektor lahan salah satunya melalui strategi pelaksanaan rencana tata guna lahan dalam mendukung pembangunan rendah emisi di Kabupaten Muba yang di fasilitasi oleh tim Lolly Appropriate Mitigation action In Indonesia (LAMA-I) merupakan gabungan dari beberapa elemen organisasi internasional seperti ICRAF, CCROM, GIZ dan Dalinda Internasional Development Corperation,”Terang Beni.

Melalui rakor teraebut,  Beni mengharapakan akan menjadi bahan untuk berdiskusi dan memperoleh masukan-masukan strategis dari para pemangku kepentingan yang lebiih luas sehingga dapat terbentuk kesepahaman dan komitmen bersama yang bermuara pada tercapainya partisipasi aktif dan dukungan mutipihak dalam membantu Pemkab Muba guna mewujudkan strategi tata guna lahan untuk mendukung ekonomi hijau dan konservasi biodiversitas.

Sementara Dr M Ardiansyah dari pihak LAMA-I dalam paparannya menuturkan maksud dari strategi pelaksanaan rencana tata guna lahan untuk mendukung pembangunan rendah emisi meliputi, mengetahui perubahan tata guna lahan dari tahun 1990 hingga 2014, mengetahui besarnya emisi dan sequestrasi karbon berbasis lahan dan mendapatkan data dan informasi guna mendukung strategi perencanaan pembangunan rendah emisi.

Adapun tujuan pengarusutamaan diantaranya mengatahui mana pengarusutamaan Laju Emisi Daerah (LED) di dalam sistem perencanaan pembangunan di tingkat kabupaten dan SKPD, melakukan penyesuaian, perbaikan program dan aksi dalam sektor dan antar sektor, dan mengindetifikasikan partner pembangunan lain atau sumber pendanaan lain.

“Hasil yang diharapkan, adanya persamaan persepsi tentang pelaksanaan LED oleh intitusi perencanaan daerah dan SKPD teknis dan  peningkatan pemahaman terhadap penting pengarusutamaan aksi penularan emisi dalam proses perencanaan pembangunan agar dapat dilaksanakan secara baik dan terukur oleh lembaga sektoral,” tukasnya.

Di penghujung acara dilakukan penandatanganan MoU antara Plt Bupati Muba dan pihak LAMA-I perihal startegi pelaksanaan rencana tata guna lahan untuk mendukung pembangunan rendah emisi di Kabupaten Muba.

Turut hadir dalam acara tersebut, Asisten III Setda Muba, H Ibnu Saad SSos MSi, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Drs H M Yusuf Amilin, para pimpinan SKPD terkait, Staf Ahli Bupati Muba dan pimpinan kelompok kerja perencanaan tata guna lahan mendukung ekonomi hijau dan konservasi biodiversitas Kabupaten Muba Triyulisman SP MM. [yip](RMOL.SUMSEL)

Beri komentar