Home » Berita » PEMKOT PALEMBANG NIKAHKAN 450 PASANGAN LEWAT PROGRAM NIKAH MASSAL

PEMKOT PALEMBANG NIKAHKAN 450 PASANGAN LEWAT PROGRAM NIKAH MASSAL

massalPasangan suami istri yang belum memiliki buku nikah masih cukup banyak di Palembang, hal itu terbukti dari kegiatan nikah massal yang yang diadakan Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang selama lima tahun terakhir.

Pada tahun ini, Pemkot Palembang melalui bagian Sosial Masyarakat (Sosmas) kembali melaksanakan kegiatan nikah massal di pelataran plaza Benteng Kuto Besak (BKB) Palembang, hari ini, Selasa (11/10). Sama seperti tahun sebelumnya, 50 pasangan suami istri yang belum mendapatkan administrasi resmi dari negara, kembali dibantu untuk mendapatkan buku nikah.

“Dalam hal ini kami ingin membantu pasangan suami istri baik itu bukang gadis maupun pasangan janda dan duda yang belum mendapatkan pengakuam dari Kantor Urusan Agama (KUA). Dimana, melalui pendaftaran yang dibuka, 50 pasangan difasilitasi Pemkot Palembang untuk dinikahkan lagi secara negara,” jelas Wakil Walikota Palembang, Fitrianti Agustinda kepada RMOLSumsel usai pelaksanaan resepsi nikah massal.

Perempuan yang akrab disapa Finda ini berharap, melalui kegiatan nikah massal yang diadakan Pemkot Palembang seperti yang terselenggara oada hari ini, dapat mengurang baik itu beban ataupun jumlah pasangan suami istri yang belum mendapatkan buku nikah karena keadaan ekonomi dan pengetahuan mengenai pentingnya pengakuan negara terkait pernikahan resmi.

“Sampai dengan tahun ini, ada sekitar 450 pasangan yang sebelumnya hanya nikah berdasarkan agaman, sekarang sudah memiliki pengakuan resmi negara terkait hubungan pernikahannya. Jadi kedepan, kita usahakan akan meningkatkan kembali jumlah peserta nikah massal, dan tidak ada lagi pasangan suami istri di Palembang yang tidak memiliki akta pernikahan yang sah,” ulasnya.

Finda menyampaikan, hingga sekarang belum mengetahui berapa jumlah pasangam suami istri yang belum memiliki akta nikah yang sah. Kedepan pihaknya akan meminta pihaknya terkait untuk melakukan pendataan berapa banyak jumlah pasangan yang menikah tanpa melalui KUA.

“Kedepan harus ada data yang jelas terkait jumlah pasangan suami istri yang belum mendapatkan pengakuan sah dari negara. Dimana, akan ditanyakan lebih lanjut jumlah pasangan di Palembang yang belum mendaftarkan pernikahannya,” tandasnya. [rhd](RMOL.SUMSEL)

Beri komentar