Home » Berita » WAKIL WALIKOTA SERAHKAN GANTI UNTUNG PEMBEBASAN LAHAN UNTUK DAS 13 ILIR

WAKIL WALIKOTA SERAHKAN GANTI UNTUNG PEMBEBASAN LAHAN UNTUK DAS 13 ILIR

lProgres rencana pembangunan Daerah Aliran Sungai (DAS) Bendung di 13 Ilir, memasuki tahap ganti rugi bagi rumah dan tanah warga yang terkena dampak dari pembangunan aliran sungai untuk mengatasi banjir di Kota Palembang.

Hari ini, ungkap Wakil Walikota Palembang, Fitrianti Agustinda, sebanyak 44 persil milik warga yang terkena dampak pembangunan DAS Bendung 13 Ilir menerima ganti untung.

“Hari ini seluruh warga yang  terkena dampak pembangunan DAS, mendapatkan ganti untung. Dimana, ganti untung ini diberikan sesuai dengan nilai dan juga bangunannya, bahkan satu bangunan ganti untung yang diberikan mencapai Rp 1,7 miliar,” ungkapnya usai pembayaran dan pelepasan atas hak tanah dan bangunan untuk pembangunan pompa pengendali banjir sub DAS Bendung tahap 3 phase 2, dikantor Dinas Pekerjaam Umum Bina Marga dan Pengendalian Sumber Daya Air (PU BM-PSDA) Kota Palembang, Senin (7/11).

Perempuan yang akrab disapa Finda ini berharap, adanya pembangunan kolam retensi DAS Bendung 13 Ilir ini dapat membantu mengurangi banjir yang ada di kota Palembang.

“Setelah ini? kita akansegwra menyelesaikan tanah warga yang belum selesai atau belum bebas agar segera dilakukan guna mempercepat pembangunan kolam retensi ini,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Dinas PU BM-PSDA Kota Palembang, Dharma Budhy menjelaskan, total keseluruhan ganti rugi yang diberikan untuk 44 persil ini senilai Rp 22 miliar. Sedangkan sisanya 22 persil akan segera diurus proses ganti ruginya.

“Sisa persil yang masih belum dilakukan ganti rugi dikarenakan masih ada warga yang masih enggan untuk dibayar bahkan masih ada menolak. Namun kita menargetkan 2016 ini semuanya selesai,” ujarnya.

Budhy juga menerangkan, dana yang digelontorkan untuk pembebasan lahan dari 101 persil yang akan di bebaskan. Dari Angaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kota Palembang Rp 3,9 miliar, dan APBN melakui Balai Besar Wilayah Sungai Sumatera Rp 39,9 miliar.

“Pembebasan lahan ini merupakan dana dari pemerintah pusat dan daerah. Karena untuk pembangunan DAS Bendung 13 Ilir Palembang, merupakan program untuk mengurangi genangan air yang ada di kota Palembang saat musim hujan agar lebih cepat menyusut,” tuturnya.

Ditahun ini, pihaknya juga membangun enam kolam retensi dan satu pompa. Dengan adanya pemabngunan kolam retensi dan pompa air tersebut diharapkan dapat mengurangi genangan air saat musim hujan.

“Kita upayakan setiap tahun minimal kita bangun satu kolam retensi dan pompa air untuk mengurangi banjir di Palembang,” tandasnya. [yip](RMOL)

Beri komentar