Home » Berita » PEMPROV SUMSEL SETUJU RENCANA PEMBENTUKAN BADAN CYBER - Trijaya FM Palembang

PEMPROV SUMSEL SETUJU RENCANA PEMBENTUKAN BADAN CYBER

0PALEMBANG – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumsel sangat mendukung keputusan Pemerintah Pusat, membentuk Badan Cyber. Untuk memberikan proteksi kepada masyarakat. Terhadap informasi ataupun berita-berita yang tidak berkualitas.

Pelaksana Tugas (PLT) Sekretaris Daerah (Sekda) Sumsel, Joko Imam Santoso mengatakan, maraknya informasi atau berita-berita yang ada saat ini sangat perlu dilakukan literisasi atau penyaringan. Sehingga, masyarakat tidak lagi mendapatkan informasi yang hoax atau tidak berkualitas.

“Sekarang ini banyak hoax, berita tidak berkualitas, cenderung merusak, dan tidak mendidik,” katanya, Pemprov Sumsel, Jumat (13/1).

Dengan adanya badan cyber yang dibentuk oleh Pemerintah Pusat. Sekda menambahkan, masyarakat dapat berhati-hati menyebarluaskan suatu informasi yang belum tentu dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

“Kami berharap, masyaraakat tidak seenaknya mengirim, dan membuat (informasi hoax) itu ke arena publik,” harapnya.

Kepala Dinas Kominfo Sumsel, Farhad Syukri menjelaskan, di era modern seperti saat ini, penyebaran informasi sangatlah mudah dilakukan. Dengan memanfaatkan Media Sosial (Medsos), yang sangat mudah diakses masyarakat. Sehingga, masyarakat lebih rentan atau dapat mudah terkena pidana. Apabila, menyebarluaskan suatu informasi ataupun berita yang tidak benar.

“Literasi media ke masyarakat memang harus lebih intens. Kalau tidak, akhirnya mereka (masyarakat) salah guna, jadi terkena pidana,” ungkapnya.

Untuk itu, Pemerintah harus lebih berperan aktif. Memberikan edukasi kepada masyarakat. Mengenai informasi dan hukum akibat menyebarluaskan suatu informasi atau berita hoax.

“Jadi (masyarakat) harus diedukasi, jadi melek IT dan melek hukum. Serta, literasi media lebih ditingkatkan,” tambahnya.

Belum adanya regulasi sebagai dasar hukum pembentukan badan cyber di daerah. Farhat menjelaskan, pihaknya belum dapat membentuk badan serupa dengan yang dibentuk Pemerintah Pusat. Pihaknya juga masih menunggu, keluarnya regulasi tersebut.

“Selagi ada regulasi kami akan bentuk. Karena ini sudah mendesak dilakukan,” imbuhnya. [yip]

Beri komentar