Home » Berita » 36 Mahasiswa Unsri Jurusan Sejarah Akhiri Masa Magang

36 Mahasiswa Unsri Jurusan Sejarah Akhiri Masa Magang

Palembang, BP – Setelah melakukan pemagangan selama 40 hari dari 7 Februari hingga 18 Maret 2017, akhirnya 36 orang mahasiswa dan mahasiswi dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) jurusan Pendidikan Sejarah , Universitas Sriwijaya (Unsri) mengakhiri masa magang pada acara pelepasan di Museum Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang, Rabu (15/3).

Acara pelepasan dihadiri Kepala Dinas Kebudayaan Kota Palembang Sudirman Teguh diwakili Sekretaris Dinas Kebudayaan Kota Palembang Siti Ema Sumiatul, Ssos, Msi, dan jajaran dosen Pendidikan Sejarah Unsri Sari Safri.

Ketua Pemagangan Valdi mengucapkan terima kasih banyak karena selama 40 hari mendapatkan ilmu yang bermanfaat, yang mungkin tidak didapatkan dari kuliah dan lingkungan lain.

“Sebagai ketua saya mengucapkan terima kasih kepada rekan-rekan sekalian karena apa daya ketua dengan anggotanya. Kami juga mengucapkan terima kasih mewakili teman-teman sekalian pembimbing-pembimbing kami saya mengucapkan terima kasih banyak selama 40 hari ini kami dibimbing dan dibina. Saya mengucapkan terima kasih karena atas bimbingannya kami mendapatkan ilmu bermanfaat. Semoga ilmu ini berguna baik saat kami bekerja dan diterapkan saat mengajar nanti,” katanya.

Kepala Dinas Kebudayaan Kota Palembang Sudirman diwakili Sekretaris Dinas Kebudayaan Kota Palembang Siti Ema Sumiatul mengatakan. dalam pemagangan ini diberikan dua sisi satu menerima dan satu memberi.

“Adik-adik datang kesini membantu kami memperbaiki koleksi museum kemarin dan adik sekalian mendapatkan banyak manfaat sebagai mahasiswa magang di sini. Bagaimana caranya bekerja dengan sistim kedinasan, jadikanlah ini sebagai bekal kalian dalam bermasyarakat,” katanya.

Dia berharap ke depan museum SMB II dan koleksinya tetap terpelihara, dan melalui kesempatan ini berharap mahasiswa ini dapat mensosialisasikan keluar terkait Museum SMB II Palembang kepada masyarakat. Sehingga museum ini bisa terekspose keluar dan koleksinya bisa bertambah.

“Dengan mengucapkan alhamdulilah saya serahkan kembali adik-adik ini yang sudah mengikuti aturan yang sudah kita tetapkan. Sekali lagi mohon maaf atas segala kekurangan ,” katanya.

Dosen Pendidikan Sejarah Unsri Sari Safri mengatakan, kalau pemagangan ke museum ini merupakan salah satu mata kuliah langsung praktik ke sini.

“Selama magang di sini, kalau saya lihat anak-anak ini sudah banyak pengalaman. Sebenarnya mereka waktu pertama ke sini masih kosong, mereka belum pernah ke kantor-kantor magang selama 40 hari. Mohon maaf anak-anak saya ini dalam kegiatannya sehari-hari ada salah dan khilaf. Saya rasa itu tidak di sengaja, anggap mereka sebagai anak sendiri yang perlu banyak bimbingan tapi saya yakin mereka ingin maju,” katanya.

Selain itu anak didiknya ini nantinya akan menulis skripsi tentang museum, sejarah murni dan jika sudah diberitahu prosedurnya pihaknya sangat berterima kasih.

“Banyak ilmu dan pengalaman yang anak-anak kami peroleh yang tidak pernah didapatkan di kampus sehingga dengan pengalaman ini menjadi amal ibadah dalam membimbing mereka,” katanya.

Dan tahun depan kata dia, pihaknya berharap pemagangan ini dapat dilakukan kembali, karena mata kuliah pemagangan ini ada setiap semester genap dan silaturahmi dapat terjalin dengan baik. Di akhir acara dilakukan penyerahan kenang-kenangan dilanjutkan dengan berfoto bersama di depan Museum SMB II Palembang.

Oosk

Beri komentar