Home » Berita » LPJK Sumsel Tunjuk Pembentuk Tim Pengarah

LPJK Sumsel Tunjuk Pembentuk Tim Pengarah

Palembang, BP

Lembaga  Pengembangan Jasa Konstruksi (LPJK) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) menggelar kelompok Unsur pembentukan tim pembentuk unsur pengarah, Rabu (5/4) di Natural Room Hotel Clasy Palembang.

Akhirnya tim pembentuk unsur pengarah terbentuk dengan susunan unsur badan usaha Amiri Arifin, kalangan profesi Drs M Zacky Shabab, pakar perguruan tinggi Ir M Ali Akbar, MT, dan unsur pemerintah Ir Endang S.

Setelah itu dalam waktu dekat digelar pengukuhan pengurus LPJK Provinsi Sumsel periode 2017-2020 berdasarkan SK Gubernur Sumsel No 216/KPts/V/2017 tentang pengukuhan pengurus LPJK Sumsel periode 2016-2020 ditandatangani Gubernur Sumsel H Alex Noerdin tanggal 20 Maret 2017.

Turut hadir jajaran panitia terdiri dari Ketua LPJK Sumsel Iwan Riyadi ST, Fansuri ST MT dan anggota Hendry Wijaya ST MM.

Dan hari ini rapat kelompok unsur terdiri dari badan usaha, asosiasi profesi, pakar perguruan tinggi dan pemerintah, ini merupakan tugas dan fungsi lembaga LPJK Sumsel salah satunya sertifikasi dan registrasi anggota.

“Tahap awal ini pembentukan tim pembentuk unsur pengarah, panitia ad hock-lah, ini panitia sementara yang beranggotakan lima orang dari pengurus satu orang, satu orang dari badan usaha, satu orang dari profesi, satu orang dari perguruan tinggi dan satu orang dari pemerintah, tugas panitia ini membentuk  unsur pengarah di sosialisasikan  ke stekholder-stekholder siapa mereka mau ikut dalam ini,” kata Iwan Riyadi, ST selaku Ketua LPJK Provinsi Sumsel usai acara.

Lalu dalam tim pengarah itu ada pengarah Sertifikasi Unit Badan Usaha (Usbu) dan pengarah Unit Sertifikasi Tenaga Kerja (USTK )  yang akan mengirimkan mandatnya masing-masing.

”Kita akan memilih lima Usbu  dan lima USTK dari itu mereka kirim lamaran ke kita semacam mandat, nanti ada daftar panjang tim ini yang akan membentuknya dan setelah itu membentuk pelaksana Usbu dan USTK. Ujungnya mereka inilah yang akan melakukan sertifikasi dan registrasi badan usaha,” katanya.

Dan dapat pertemuan kemarin sudah ditelurkan beberapa keputusan yang penting.

“Ditunjuk tadi Ketua Pak Fansuri dari unsur badan usaha itu Amiri Arifin dari Gapensi dari profesi bapak Drs M Zakky Shabab, pakar perguruan tinggi Ir Ali Akbar MT, dari pemerintah pak Endang dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan,” katanya.

Kedepan menurutnya sertifikasi dan registrasi badan usaha sangat penting karena muaranya kualifikasi dan kuantitas badan usahanya.

“Kalau bidang badan usaha ada lima di antaranya electrikal, sipil, tata lingkungan , mechanichal electrikal dan selama ini mekanisme sertifikasi dan registrasi badan usaha sudah jalan, ini karena memang badan usahanya berbeda kalau dulu ada empat badan usaha sekarang 13 badan, di provinsi ada 11,” katanya.

Dia berharap badan usaha dengan tenaga ahli bersatu dan stack holder di Sumsel untuk memajukan pembangunan di Sumsel karena Sumsel kini sudah maju ke depan .

“Kita giringnya kalah tiga empat langkah itu masalahnya. Kalau bisa kita kasih masukkan ke pemerintah daerah bahwa ini lho, itu yang kita inginkan, kita banyak kasih advis ke pemerintah sehingga pemerintah melakukan tindakan enak, kita jangan diam dan menunggu, paradigma itu yang kita ubah,” katanya.

Dia berharap BUMN dan badan usaha tenaga ahli menggunakan tenaga ahli dari Palembang, sehingga menggunakan tenaga ahli luar dan ini bisa disinergi.

“Sumsel ini lengkap enggak ada yang enggak ada dikita Cuma belum terorganisir dengan baik  saja, kami harus sinergi dengan pemerintah dan bisa memberikan suporting kepada pemerintah, misalnya masalah konstruksi yang ada kalau bisa kita evortnya, masalahnya ini solusinya ini, jangan kita diam, ini diam tiba-tiba ada anggaran kita rebut anggaran ini saya kurang suka, kita terlibat sampai timbul solusi,” katanya. Oosk

Beri komentar