Home » Berita » Usai Makan Nasi Kotak, Puluhan Kader Perindo Diduga Keracunan

Usai Makan Nasi Kotak, Puluhan Kader Perindo Diduga Keracunan

Inderalaya, BP

Gara-gara mengkonsumsi nasi kotak yang dipesan dari Katering Yosepa Palembang, lebih dari 30orang kader DPD Perindo OI diduga muntah-muntah karena keracunan makanan yang disediakan panitia. Merekapun akhirnya diboyong ke RSUD Baturaja

Menu lauk dalam kemasan nasi kotak tersebut antaralain ayam goreng, telor semur, sambal balado hijau, timun, pisang dan air mineral. Harga nasi kotak Rp18000 dipesan sebanyak 2500 kotak sehingga diperkirakan biaya komsumsi untuk nasi kotak Rp45juta. Informasinya katering tersebut diduga milik Sekretaris DPW Perindo Sumsel Yosepa

Ete salah satu yang mengkonsumsi nasi kotak tersebut mengakui jika sambal hijau nasi kotak tersebut memang agak terasa asam,”kalau saya dapat nasi kotaknya tapi hanya makan nasi ayam goreng dan telornya, kalau sambal hijaunya memang agak masam jadi saya buang. Tapi ada juga yang bilang kalau semur telornya yang masam. Alhamdulillah saya sehat tidak muntah muntah, mungkin mereka yang makan itu lebih dari pukul 13.00wib pas sore menjelang malam mereka muntah muntah. Soalnya panitia membagikan makan siangnya agak telat pukul 14.00 wib banyak kader yang baru mengkonsumsinya,” katanya kepada BeritaPagi, Kamis (6/4).

Salah satu korban yang keracunan mengatakan usai menyantap nasi kotak tersebut tiba tiba perutnya sakit dan kepalanya terasa pusing,” tiba tiba pas menjelang magrib perut melilit keala pusing dan muntah muntah. Memang ada makanan yang terasa masam namun karena sudah terlanjur lapar tetap saya makan,”ujar korban yang enggan namanya disebutkan

Sementara itu Sekretaris DPD Perindo OI Zumhuri membenarkan jika lebih dari 30orang diduga keracunan akibat mengkonsumsi nasi kotak yang dipesan dari katering Palembang.

“Mungkin mereka masaknya dari semalam, diduga basi atau tidak tahulah sebabnya. Kalau saya sendiri tidak makannya, kami pesan dari katering Sekretaris DPW Perindo Sumsel biayanya puluhan juta. Pesan 2500kotak namun yang hadir sekitar 1500orang. Mungkin mereka muntah muntahnya menjelang malam hari usai kegiatan. Akhirnya banyak kader dirawat di RSUD Baturaja, yang bawa mereka langsung pak ketua kami karena kader yang banyak muntah dari Rambangkuang. Karena dekat dengan Baturaja akhirnya mereka dibawa ke RSUD sana,”ujarnya.

Sementara itu  Ketua DPD Perindo OI Haryata Kosarni SE belum bisa dimintai keterangan terkait kejadian tersebut, begitu juga dengan Ketua Perindo Sumsel Febuar Rahman.

Kadinkes OI Hj Siska Susanti mengatakan belum mengetahui hal tersebut dan akan mengecek ke lapangan. #hen

Beri komentar