Home » Berita » BLOKIR KENDARAAN BERMOTOR GRATIS

BLOKIR KENDARAAN BERMOTOR GRATIS


Sejak Tahun 2012 telah  diberlakukan Pajak progresif di wilayah provinsi sumsel tetapi banyak masyarakat yang belum tau sehingga saat urus pajak kenderaan bermotornya  kembali kaget dengan jumlah Pajak yang harus dibayarkanya, padahal dia hanya memiliki 1 kenderaan dirumahnya tapi kok dikenakan pajak progresif yang mengakibatkan ada cost tambahan wajib pajak pemilik kenderaan dimaksud, maka untuk menghindari pajak progresif, tentunya wajib pajak segera melakukan hal bijak ini, yakni Memblokir kenderaan tersebut ke Kantor  Samsat dimana kenderaan tersebut terdaftar dengan cara  “Memblokir  Pajak kendaraan lama atas nama pribadi yang sudah dijual. Dan blokir kenderaan tersebut Gratis di seluruh UPTB /SAMSAT Se Sumsel Ujar H.Marwan Fansuri.S.Sos.MM selaku kepala bapenda prov. Sumsel.

Sementara Itu secara terpisah Herryandi Sinulingga,AP Kepala.UPTB PLG II Saat diwawancarai media ini juga menjelaskan

Banyak sekali wajib Pajak yang datang ke Kantor Layananya mengeluh dan  kaget,karena  Pajak Mobil atau sepeda motornya Mahal, Padahal, dia hanya punya satu kendaraan di rumah. Setelah diusut, ternyata kendaraan lama yang dimilikinya sudah dijual tetapi kenderaan tersebut masih terdaftar atas namanya dan masih aktif. Atas kejadian dan keluhan dimaksud Saya selaku Kepala.Uptb palembang II baru bertugas di akhir Tahun 2016 tadi merasa terpanggil sesuai tupoksi saya  untuk menjelaskan dan mensosialisaikan kembali Bagaimana Cara memblokir kenderaan tersebut  agar wajib pajak yang belum tau dapat tau bagaimana cara Memblokir kenderaanya.

Tapi bagaimana Caranya  ya ?  Misalnya, kenderaan nya tercatat di UPTB/SAMSAT PLG II.Maka  datangilah Samsat UPTB PLG II dan Hubungi Petugas Yang Melayani Pemblokiran Kenderaan  kantor tersebut  Form pencabutan atau pemblokiran sudah tersedia di sana.

Untuk membuat laporan penjualan kendaraan bermotor kendaraan bermotor alias BLOKIR tidak dikenakan biaya gratis. Ujar lingga

Adapun Tata Cara pemblokiran kenderaan di kantor UPTB PLG II  Sbb :
1. Wajib Pajak Datang Kekantor UPTB PLG II
2.Datang Ke Bagian Informasi /bagian pemblokiran kenderaan
3.Wajib pajak Mengisi Form Pernyataan Pemblokiran  yang sudah tersedia ditanda tangani dan (bermatrei 6000)
4.Wajib Pajak mengisi Buku Pernyataan Pemblokiran dan (bermatrei 6000)
5.Petugas Layanan Kami Akan memproses sesuai SOP layanan kami
6.Proses Blokir  selesai  dan Petugas  akan mengeluarkan Bukti BLOKIR sebagai jaminan wajib pajak bahwa Kenderaan yang telah dijualnya telah di blokir dalam sistem Kami. Dan tentunya anda sudah terhindar pajak progresif. Ujar Lingga.

Dilanjutkan Lingga dengan Cara ini juga akan memaksa pembeli kendaraan lama Anda mengurus Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBN-KB), sehingga Tertib Administrasi Kesamsatan terwujud dan Pajak BBNKB akan Masuk Ke Kas Daerah Prov Sumsel dan tidak adalagi ditemukan  mengurus pajak kendaraan dengan meminjam Kartu Tanda Penduduk (KTP). Yang  tentunya merugikan pemasukan pemerintah dari sektor pajak kenderaan bermotor Khususnya  Pajak BBNKB
Untuk persyaratan yang mesti dibawa saat mau blokir Kenderaan Yang telah dijual

Berikut cara dan syarat melaporkan kendaraan bermotor yang sudah dijual adalah sebagai berikut :

1. Foto copy KTP sesuai Nama pada STNK
2. Foto copy Kartu Keluarga.
3. Data kendaraan yang sudah di jual (copy STNK).
4. Salinan pajak kenderan (SKPD)
6. Surat Kuasa dari Pemberi Kuasa  (bermaterai Rp. 6000) dan foto copy KTP penerima kuasa.
7. Surat Keterangan RT/RW jika ada nama yang sama di RT/RW tempat domisilinya.

Ayo blokir kenderaan yang sudah anda jual  untuk tertib administasi kenderaan bermotor juga menghindari anda terkena pajak progresif dan pemasukan Pajak BBNKB untuk prov sumsel ujar Lingga.

Beri komentar