Home » Berita » 500 SISWA BERPRESTASI REBUTKAN 50 KURSI

500 SISWA BERPRESTASI REBUTKAN 50 KURSI

Total 500 siswa dengan prestasi rangking 1-10 besar di 34 SMA Negeri dan 3 MAN Palembang berkumpul di Griya Agung, Sabtu (12/8/2017).

Kehadiran mereka tak hanya menyaksikan penjelasan tentang Sriwijaya Super Camp (SSC) yang di inisiasi oleh Hj Lury Elza Alex Noerdin melalui Lury Foundation, tetapi mengikuti penjaringan tahap awal yakni interview, sebab SSC hanya menyediakan 50 kursi untuk siswa super berprestasi yang akan dididik tidak hanya berprestasi, tetapi juga memiliki jiwa entrepreneurship dan leadership nantinya.

“SSC selain lembaga yang bertujuan untuk mendidik siswa terbaik menjadi super terbaik juga sebagai wahana bagi Hj Lury Elza Alex untuk melanjutkan pengabdiannya ke masyarakat Palembang khususnya dan Sumsel umumnya. Melalui SSC diyakini akan ‘menelurkan’insan terdidik terbaik untuk masa depan Palembang dan Sumsel mendatang,” kata panitia yang juga salah seorang Tim Seleksi SSC, Erwanto Yusuf ST Dipl.Business kepada RMOLSumsel, Sabtu (12/8).

SSC juga wahana pergerakan Hj Lury Elza Alex Noerdin membangun kemajuan yang lebih lagi dibidang pendidikan.

“Salah satunya yang sudah di eksekusi hari ini, adalah bidang pendidikan, makanya Lury menginisiasi Sriwijaya Super Camp 2017. Kenapa Sriwijaya karena tidak hanya di Palembang nantinya akan seluruh Sumsel, kenapa Super karena pendidikan berlangsung intensif, kenapa camp karena pembelajaran secara berkesinambungan. Mari sambut SSC untuk menciptakan masa depan Palembang dan Sumsel lebih baik lagi,” lanjutnya.

Sedangkan untuk materi yang diajarkan di SCC lebih condong ke arah teknik calon kepemimpinan, leadership secara holistik, beda dengan sekolah yang bergelut di akademik.

Bagi 50 siswa yang lulus penjaringan akan menjalani pendidikan di SSC yang beralamat di Graha Salsabilla Sriwijaya Waihitam sebelah RM Sri Melayu pada September 2017 mendatang sampai September 2018.

“Selama satu tahun intensif setiap sabtu dan minggu dilatih teknik calon kepemimpinan, leadership secara holistik. Sementara Seni-Jumat siswa tersebut belajar disekolah masing-masing,” lanjutnya.

Sementara itu, Mentor utama SSC, H Patra Radezayansyah ST SE MBAT yang juga pengusaha mengatakan masalah jiwa entertainment tidak hanya swasta.

“Tidak hanya wirausaha. Kita tumbuhkan jiwa enterpreneurship. Selama ini kita lakukan kepada orang seperti mahasiswa D3. Tidak salahnya kita lakukan sejak dini,” kata Patra.[RMOL]

Beri komentar