Home » Berita » Nansuko Berpotensi Menang Telak Dalam Pilkada Lubuk Linggau - Trijaya FM Palembang

Nansuko Berpotensi Menang Telak Dalam Pilkada Lubuk Linggau

Palembang,BP

Pasangan SN.Prana Putra Sohe dan Sulaiman Kohar (NanSuko) diprediksi berpotensi bisa meraih kemenangan pada Pemilukada yang akan digelar 25 Juni 2018 nanti.
Nansuko jilid II yang akan kembali mencalonkan diri sebagai Walikota dan Wakil Walikota Lubuk Linggau kembali pada Juni 2018 nanti elektabilitasnya berpotensi mencapai 83 %.
Hal tersebut dikemukakan Direktur Eksekutif Lembaga Kajian Publik Independen (LKPI) Arianto di Hotel Grand Duta Palembang, Senin (20/8).
“Dari survei terakhir yang dilakukan, trend elektabilitas pasangan ini terus naik. Kenaikkan ini tentunya dilatarbelakangi dengan tingkat kepuasaan Nansuko dalam memimpin Kota Lubuk Linggau selama ini mencapai 84 %. Duet Nansuko jilid II diprediksi bakal terjadi kembali karena masyarakat memberikan raport sangat positif dalam temuan survei yakni, 79 % masyarakat menginginkan pasangan ini tidak pecah kongsi,” kata Direktur Eksekutif LKPI, Arianto.
Lebih lanjut dikatakan pria yang dulunya selama 11 tahun bergabung dengan Lembaga Survei Indonesia (LSI) ini mengatakan, secara elektoral, dukungan pemilih pada SN.Prana Putra Sohe unggul cukup signifikan dari calon lain.

Pada pertanyaan terbuka, secara spontanitas nama SN.Prana Putra Sohe disebutkan masyarakat 46,9 %, diikuti Rustam Effendi (3,8 %) dan Sulaiman Kohar (2,4 %), massa mengambang (46,5 %). Uji simulasi dengan menyajikan 20 nama calon walikota Lubuk linggau juga dilakukan (pertanyaan semi terbuka), SN.Prana Putra Sohe mengalami kenaikkan elektabilitas menjadi (63,3 %), Rustam Effendi (15,6 %), Sulaiman Kohar (5,5 %), sementara calon lainnya masih di bawah 3 % dan massa mengambang 13,1 %
“Dari jawaban spontanitas dan disajikan beberapa nama pada responden, terlihat jarak antara SN.Prana Putra Sohe dan Sulaiman Kohar serta Rustam Effendi dan calon lainnya cukup jauh yakni antara 45 % – 50 %. Tentunya interval ini secara statistik sudah menembus batas psikologis angka elektabilitas. SN.Prana Putra Sohe dapat dikatakan dalam survei ini unggul signifikan dari calon lainnya,” kata lelaki yang biasa disapa dengan nama Iyan ini.
Demikian juga ketika dilakukan uji variabel calon, pengerucutan nama-nama calon dalam temuan survei sampai head to head didapatkan elektabilitas SN.Prana Putra Sohe tetap konsisten menempati urutan pertama. Bahkan , ketika dilakukan uji variabel empat sampai dengan dua calon, dukungan pada SN.Prana Putra Sohe mencapai 77 %- 83 %.
Terlebih lagi apabila disimulasikan nama Rustam Effendi tidak mengikuti Pemilukada. Dukungan pada SN.Prana Putra Sohe justru mencapai 85 %. Artinya, ada sebagian besar pemilih yang mengalihkan dukungannya pada SN.Prana Putra Sohe apabila Rustam Effendi tidak maju pada pemilukada 25 Juni 2018.
“Simulasi secara berpasangan juga di uji dalam survei kali ini. SN.Prana Putra Sohe yang disimulasikan berpasangan dengan nama siapapun tetap unggul. Namun, ada yang menarik, justru apabila SN.Prana Putra Sohe berpasangan dengan Sulaiman Kohar, bisa menarik massa mengambang yang tadinya cukup besar.
Ada indikasi apabila dilihat dari temuan survei bahwa kekuatan elektoral Sulaiman Kohar bisa menopang elektabilitas SN.Prana Putra Sohe lebih tinggi lagi,” ungkap ketua LKPI yang lembaganya tergabung dalam Perhimpunan Survei Opini Publik Indonesia (PERSEPI) ini.
Dalam memaparkan release survei ini, LKPI juga menampilkan survei pembanding yang dilakukan oleh lembaga survei Saiful Mudjani Research and Consulting (SMRC) yang juga dilakukan pada bulan Agustus 2017 dengan melibatkan 410 responden.
Dari temuan SMRC, elektabilitas SN.Prana Putra Sohe juga unggul dari calon lainnya dan juga berpotensi bisa meraih elektabilitas di atas 83 %.
“Kita juga membandingkan survei dari lembaga lainnya, artinya, survei yang dilakukan oleh LKPI tidak jauh berbeda dari temuan survei SMRC yang dilakukan pada bulan yang sama. Temuan SMRC kalau kita lihat, dari elektabilitas, tingkat kepuasaan masyarakat , keinginan pasangan ini untuk berduet kembali dan popularitas serta akseptabilitas, SN.Prana Putra Sohe masih berpotensi bisa meraih elektabilitas di atas 80 %. Dengan catatan, harus kerja keras dalam menyelesaikan program pembangunan dan membuat terobosan baru untuk lima tahun kedepan. Harus lebih sering mendengarkan keluhan masyarakat dan secepat mungkin mencarikan solusinya. Itu yang menjadi harga mati yang harus dilakukan Nan suko sekaranng,” kata Iyan.

Survei yang dilakukan LKPI dengan melibatkan 820 responden dengan marjin of error +/- 3,5 % pada tingkat kepercayaan 95 %. Survei dilakukan pada tanggal 10-18 Agustus 2017 dengan melibatkan surveyor semua mahasiswa. Metode penarikan sample yang digunakan menggunakan sistem Multistage Random Sampling dan wawancara deef interview.
“Hasil survei tidak statis, bisa berubah tergantung pada sosialisasi kerja calon-calon walikota hingga Pemilukada diadakan. Pelaksanaan pemilukada semakin dekat dan calon-calon pastinya akan lebih agresif untuk mendapatkan dukungan elektoral yang tinggi. Pilihan warga juga masih terlihat belum stabi, “ kata mantan Tim Audit Survei Penjaringan Konvensi Capres Partai Demokrat Wilayah Sumatera Selatan ini.

Beri komentar