Home » Berita » SEMERAWUT, BALEHO BALONBUP LAHAT DITERTIBKAN - Trijaya FM Palembang

SEMERAWUT, BALEHO BALONBUP LAHAT DITERTIBKAN

Maraknya pemasangan baleho ataupun spanduk bakal calon bupati di sejumlah titik terlarang dalam kota Lahat membuat geram Pemerintah Kabupaten Lahat, apalagi pemasangan alat peraga sosialisasi yang kurang tertata menimbulkan kesan semerawut, padahal Lahat baru saja menerima piala adipura sebagai simbol kota bersih dan rapi.

Pada pertemuan di operation room Kantor Bupati Lahat dipimpin Plt Sespemkab Lahat, Haryanto dihadiri balonbup dan perwakilan balonbup serta pihak lain yang berkepentingan, Selasa (8/8), para bakal calon bupati dan wakil bupati serta tim pemenangan masing – masing diminta untuk tidak memasang alat peraga sosialisasi di tempat yang dilarang, sehingga menimbulkan kesan semerawut dan menggangu keindahan kota Lahat.

Pemerintah Kabupaten Lahat melalaui Satuan Polisi Pamong Pradja dan instansi terkait akan menurunkan paksa semua alat peraga sosialisasi balon berupa baleho, stiker, dan lainnya yang terpasang di tempat yang dilarang termasuk yang dipasang di pohon – pohon pelindung di pinggir jalan dalam kota Lahat karena berpotensi merusak pohon.

Ketua KPU Lahat, Syamsurizal Nusir pada pertemuan itu mangemukakan, penertiban alat peraga para balonbup itu belum menjadi kewenangan penyelenggara pemilukada dan panwaslu karena saat ini belum masuk tahapan kampanye pemilukada, sehingga penertiban alat peraga itu masih kewenangan Pemkab Lahat.

Namun demikian Syamsurizal mengemukakan dalam PKPU Nomor 24 Tahun 2017 sudah ada katangan pasang alat peraga kampanye di tempat inadah, rumah sakit, sekolah, gedung milik pemerintah, jalan protokol, jalan bebas hambatan, dan fasilitas publik. “Dalam PKPU juga diatur agar tidak menghasut dan menggunakan kata – kata yang baik,” tukasnya.

Dia berharap, pemasangan alat peraga disesuaikan saja jangan semerawut dan jangan dipasang dipohon, apalagi Lahat merupakan kota peraih adipura.

Pasi intel Kodim 0405 Lahat juga mengingatkan agar tidak memasang alat peraga di gedung atau aset milik institusi Polri dan TNI suapaya menjaga netralitas TNI dan Polri.

Kepala Perizinan Terpadu Lahat, Ali Afandi mengemukakan dalam Peraturan Bupati (Perbup) telah diatur lokasi – lokasi yang dilarang pemasangan alat peraga bakal calon, seperti di sepanjang Jalan Mayor Ruslan yang merupakan jalan utama kawasan Pasar Lahat, di sekitar Masjid Al Muttaqin, di pohon, dan tempat yang mengganggu keindahan dan kebersihan kota.

Pada pertemuan itu, tim para kandidat bakal calon sepakat jika Pemkab Lahat menegakkan aturan larangan pemasangan baleho atau alat peraga kampanye sesuai dengan peraturan bupati ataupun peraturan daerah, namun penertiban hendaknya dilakukan dengan cara yang baik.[RMOL]

Beri komentar