Home » Berita » LEGA POLISI BERTINDAK BEGINI, SATU KATA; RASAIN!! - Trijaya FM Palembang

LEGA POLISI BERTINDAK BEGINI, SATU KATA; RASAIN!!

Teguran hingga penilangan, sepertinya tak membuat jera pelaku pelanggaran lalu lintas. Itu salah satu alasan Satuan Lalulintas (Lantas) Polres Ogan Komering Ulu (OKU) mengambil tindakan tegas terhadap keberadaan angkutan umum,  yang parkir sembarang di pinggir atau bahu jalan.

Tidakan yang dilakukan pihak polisi yakni menggemboskanban mobil angkutan umum yang parkir sembarangan.

Seperti yang terpantau, Rabu (27/9) pagi di kawasan Pasar Baru, Kecamatan Baturaja Timur, (simpang Kantor Disdikcapil OKU).

Alhasil, tak ada perlawanan dari pengemudi angkot. Mereka terlihat pasrah menerima dan seakan menyadari pelanggaran yang diduga mereka lakukan.

Kapolres OKU AKBP NK Widayana Sulandari melalui Kasat Lantas Polres OKU, AKP Candra Kirana Putra SH Sik mengatakan, tindakan mengembosi atau mengempesi ban mobil angkutan itu sengaja dilakukan.

Itu dilakukan untuk memberi peringatan terhadap pelanggaran yang dilakukan pengemudi angkutan umum yang parkir sembarangan.

“Kali ini baru kita berikan teguran dengan cara tersebut. Ke depan jika masih saja melanggar kita akan mengambil tindakan tegas dan melakukan penilangan,” jelasnya.

Menurut Kasat, sebenarnya tidak ada alasan lain bagi pengemudi angkutan umum untuk parkir atau mencari penumpang di pinggir jalan.

Sebab saat ini pemerintah setempat sudah menyediakan fasilitas terminal kota sementara yang ada di kawasan Tanjung Baru Kecamatan Baturaja Timur.

“Dengan adanya terminal itu, semua angkutan umum harus berada di terminal untuk mengantar atau mendapatkan penumpang,” katanya.

Pada kegiatan kali ini, kata kasat, ada sekitar 12 angkutan umum yang ban kendaraannya digembosi atau dikempasi oleh anggota Sat Lantas Polres OKU.

“Hari ini giat baru dilakukan di kawasan Pasar Baru Baturaja. Tidakan seperti ini akan dilakukan sampai tidak ada lagi angkutan yang melakukan pelanggaran,” katanya.

Disinggung apakah tindakan tersebut juga akan dilakukan terhadap kendaraan pribadi yang parkir sembarangan, kata Kasat untuk sementara ini mereka fokus ke angkutan umum. Sebab angkutan umum ini sudah disiapkan fasilitas terminal.

“Untuk kendaraan pribadi, sampai saat ini masih terlihat tertib. Walaupun parkir di pinggir jalan tidak dalam waktu yang lama. Berbeda dengan angkutan umum yang kerap stop atau memarkirkan kendaraan di pinggir atau bahu jalan dalam waktu yang cukup lama, sembari menunggu calon penumpang,” ucapnya. [RMOL]

Beri komentar