Home » Berita » MINTA ASET DINAR PROPERTY DISEGEL, PULUHAN KONSUMEN BERUNJUK RASA - Trijaya FM Palembang

MINTA ASET DINAR PROPERTY DISEGEL, PULUHAN KONSUMEN BERUNJUK RASA

Dengan tujuan meminta agar haknya dikembalikan, puluhan konsumen PT. Dinar Properti berunjuk rasa di depan kantor Hukum Arifudin & Susanto Partnership (ASP Law Firm) di Jalan Basuki Rahmat, Palembang, Rabu (20/9/pagi). Mereka menuntut Kurator H. Syaiful Bahri  dan Hj. Desmarit Aryani selaku Debitor.

“Ya, rasanya tidak pantas seorang yang sudah dinyatakan pailit, masih bisa melakukan usaha, penjualan terhadap aset, dan masih tetap hidup di rumah yang mewah seperti sekarang ini. Harusnya, mereka berada di bawah pengampuan kurator,” ujar Nasri salah satu konsumen PT. Dinar Property.

Sementara, Muhamad Arifudin SH yang ditunjuk dan diangkat oleh Pengadilan Niaga pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat mengungkap, untuk melakukan penyegelan terhadap seluruh aset milik debitor pailit yang juga sebagai Direktur dan sekaligus sebagai Pemilik PT. Dinar Perkasa (Dinar Property).

“Hal ini juga sebagai klarifikasi atas rumor yang menyatakan bahwa Sertipikat Hak Atas Tanah milik konsumen berada di tangan Kurator, dan Kurator juga bukan orang yang melakukan take over atas aset Debitor Pailit,” ungkapnya.

Lebih lanjut Arifudin menjelaskan, seluruh perikatan dibuat oleh Debitor Pailit, H. Syaiful Bahri dan Hj. Desmarita Aryani sejak putusan pailit tidak sah secara hukum, dan keduanya tetap melakukan penjualan terhadap aset Debitor Pailit, maka konsekuensinya akan batal demi hukum.

“Nanti jika tiba waktunya, dan memang harus, maka penyegelan terhadap seluruh asset (boedel Pailit) termasuk rumah yang sekarang ini didiami oleh Debitor Pailit akan dilakukan,” tutupnya.

Hal serupa diungkap salah satu Staf Kurator, Herlin Susanto, SH.,MH yang mengatakan bahwa proses kepailitan H. Syaiful Bahri dan Hj. Desmarita Aryani saat ini telah sampai pada proses verifikasi piutang, yaitu proses pencocokan tagihan Kreditor dengan bukti-bukti yang ada serta catatan dari Debitor Pailit.

“Hal ini sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 37 tahun 2004 tentang tentang Kepailitan dan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang,” jelasnya.

Ditempat yang sama, Zam zam Mahbrur Nuris kuasa hukum para konsumen Dinar Property, menerangkan jika mereka akan mengawal persoalan ini hingga usai.

“Hak konsumen harus dikembalikan, Ratusan konsumen telah mengadukan persolan ini. kami dari kantor Lawyer FDR akan mengawal hingga tuntas,” pungkasnya.[RMOL]

Beri komentar