Home » Berita » PACARAN DENGAN SOPIR, SISWI SMP BEGITUAN BERULANG KALI

PACARAN DENGAN SOPIR, SISWI SMP BEGITUAN BERULANG KALI

Sopir taksi berinisial IS (35) bakal meringkuk di balik jeruji besi. Ia telah melakukan perbuatan asusila kepada siswi sekolah menengah pertama (SMP) berinisial HN (14) di Nunukan, Rabu (13/9).

Peristiwa bermula ketika HN meminta izin kepada ibunya untuk belajar kelompok di rumah teman. Saat itu, dia diantar pamannya berinisial ER. Namun, hingga pukul 15:00 Wita, HN tak kunjung pulang.

Ibu korban yang mulai gelisah terus menanyakan keberadaan anaknya. Khawatir terjadi yang tidak-tidak, ibu korban pun memutuskan mencari HN di. Namun, sesampainya di rumah teman korban, dia tak menemukan putrinya.

“Akhirnya ibunya pulang juga. Sesampainya di rumah, ternyata korban juga belum pulang,” terang Kasat Reskrim Polres Nunukan AKP Ali Suhadak seperti diberitakan JPNN, Senin (18/9).

Ibu korban yang semakin panik meminta ER untuk mencari HN. Setelah dicari ke mana-mana, HN ditemukan pamannya di rumah IS. ER pun langsung membawa korban pulang ke rumah.

Sesampainya di rumah, korban langsung diinterogasi ibunya.  HN mengaku dijemput oleh IS dan dibawa pergi sepulang dari belajar kelompok. Dia juga mengaku sudah digituin IS.

“Benar saja, saat ditanya apakah pernah ditiduri IS, korban mengaku pernah,” tutur Ali.

Hubungan layaknya suami istri itu ternyata sudah beberapa kali dilakukan pelaku kepada korban. HN mengaku sudah tak mengingat lagi berapa kali peristiwa tersebut terjadi padanya.

Keduanya diduga memiliki hubungan spesial sehingga perbuatan tak senonoh itu bisa terjadi berulang kali.

“Ibu korban mendengar pengakuan anaknya mengaku keberatan dan langsung memberikan laporan dengan membawa korban ke kantor polisi,” terangnya.

Kepolisian Sektor Kawasan Pelabuhan (KSKP) yang mendapat laporan itu langsung menjemput IS.

“Benar ada kejadian seperti itu. Kemarin pihak kami (KSKP) yang mengamankan pelaku. Namun, sudah kami limpahkan ke Polres Nunukan untuk ditindaklanjuti, mengingat ini adalah perkara anak,” ucap Kepala KSKP AKP I Eka Berlin.

Saat ini, kasus itu juga tengah didalami unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Nunukan. [RMOL]

Beri komentar