Home » Berita » SETELAH DINYATAKAN PAILIT, USAHA PT DINAR PROPERTY PINDAH TANGAN

SETELAH DINYATAKAN PAILIT, USAHA PT DINAR PROPERTY PINDAH TANGAN

Setelah dinyatakan pailit pada tanggal 27 Juli 2017,  Dinar Property milik Syaiful Bahri dan Demarita Aryani kini status kepemilikannya telah mencapai proses pencocokan piutang;  yakni proses pencocokan Tagihan Kreditor dengan catatan dari Debitor Pailit.

Hal tersebut disampaikan langsung pihak kurator Muhamad Arifudin SH, yang diangkat dan ditunjuk oleh Pengadilan Niaga pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat hari ini di Palembang, Jum’at (29/09).

Dijelaskan Arifudin, Sampai dengan hari ini nilai utang dari Debitor pailit mencapai lebih kurang 296 Milyar, yang terbagi kepada Kreditor Separatis, Kreditor Konkuren, serta tagihan pajak.

“Beberapa dari konsumen menganggap bahwa kurator adalah orang yang melakukan take over terhadap perusahaan debitor pailit, ini mungkin karena perkara kepailitan tidak begitu populer di kalangan kreditor yang hampir 100% berdomisili di Sumsel, jadi kurator adalah perorangan yang ditunjuk pengadilan untuk mengurus dan membereskan harta pailit debitor,” terangnya.

Tidak hanya itu, Arifudin juga menekankan, sertifikat tidak berada di tangan kurator seperti rumor yang beredar di beberapa konsumen.

“Tolong disampaikan juga kepada yang tak sempat hadir pada rapat tadi, kasih tahu pada yang dirugikan atau konsumen bahwa sertifikat bukan di kami sebagai kurator ini ,” tegasnya.

Diakui Arifudin, dirinya tidak menutup kemungkinan akan melanjutkan usaha dari Debitor Pailit Syaiful Bahri dan Desmarit Aryani. Sebagaimana diatur dalam UU Kepailitan dan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang. Namun, hal ini harus mendapatkan persetujuan dari Kreditor dimana mekanismenya harus melalui rapat kreditor tersendiri.

“Setelah dari sini, sekitar dua minggu ke depan akan ada pertemuan lagi guna dilakukan Voting. Sebab untuk menjalankan usaha debitor atau going concern harus melalui mekanisme pemungutan suara,” tutup Arifudin.

Sedangkan Syaiful Fahri sendiri mengaku, siap bertanggung jawab atas kejadian itu dan takkan pergi kemana mana atau tetap bertempat tinggal di Palembang.

“Tentunya saya siap memberikan informasi apa saja dengan kerjasama yang baik tentunya,” katanya.

Walaupun nantinya, sambung Syaiful, dirinya tidak lagi menjalankannya ataupun diupah bahkan seandainya juga digaji, ia berharap bisa bangun kembali.

“Saya sudah tidak ada pemasukan lagi. Saya berharap setelah ini siapa saja yg melakukan take over bisa memanfaatkan lahan potensial kami tersebut, ” bebernya. [RMOL]

Satu komentar untuk “SETELAH DINYATAKAN PAILIT, USAHA PT DINAR PROPERTY PINDAH TANGAN”

  1. Pendi

    Kapan akan dilakukan rapat kembali untuk kejelasan nasib konsumen.terima kasih sebelumnya

Beri komentar