Home » Berita » ADA EMPAT BIRO PERJALANAN UMRAH YANG BERPOTENSI SEPERTI FIRST TRAVEL

ADA EMPAT BIRO PERJALANAN UMRAH YANG BERPOTENSI SEPERTI FIRST TRAVEL

Ketua Ombudsman Republik Indonesia (ORI) Amzulian Rifai mengatakan data tahun 2016, ada sekitar 700 ribu masyarakat Indonesia yang ingin melakukan ibadah umrah.

Karenanya, sangat mungkin menurut dia Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) bisa berbuat curang jika tidak diawasi dengan baik, seperti biro perjalanan First Travel.

“Kita melihat banyak penyelenggara umrah yang sudah memberi pelayanan yang baik untuk masyarakat. Tapi ada juga yang mengecewakan,” sebut Amzulian dalam rapat koordinasi di lantai 6 Gedung Ombudsman RI, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (4/10).

Rapat koordinasi dihadiri langsung oleh Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, pihak Bareskrim Polri, Kementerian Luar Negeri, serta Kementerian Hukum dan HAM.

Amzulian menjelaskan, salah satu PPIU yang kinerjanya mengecewakan itu adalah PT First Anugerah Karya alias Firts Travel. Dimana, perusahaan milik suami istri Andika Surachman dan Anniesa Hasibuan itu tidak memberangkatkan lebih dari 50 ribu lebih calon jemaah.

“Korban yang gagal berangkat 58.682 orang padahal udah bayar lunas,” ungkapnya.

Tidak hanya itu, dari berbagai laporan masyarakat yang diterima, ORI pun melakukan investigasi secara mendalam. Hasilnya, ORI menemukan ada empat PPIU yang sangat berpotensi gagal memberangkatkan calon jemaah umrahnya seperti yang terjadi pada First Travel.

“ORI melakukan investigasi dalam tata kelola umrah. Kami cari dalam investigasi itu potensi maladministrasi sebagai sumbangsih kami kepada Kemenag dan publik. Kehadiran Bapak Menteri merupakan bentuk keseriusan,” tukas Amzulian. [RMOL]

Beri komentar