Home » Berita » APK BALON WAKO WAWAKO PALEMBANG MULAI BERTEBARAN - Trijaya FM Palembang

APK BALON WAKO WAWAKO PALEMBANG MULAI BERTEBARAN

Kian maraknya poster maupun baliho pasangan bakal calon (Balon) Walikota dan Wakil Walikota Palembang untuk saat ini hanya bisa dibiarkan menjamur.

Terkait adanya indikasi pelanggaran sosialisasi diluar masa kampanya, Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) belum dapat bertindak. Karena tidak adanya aturan yang mengatur tentang permasalahan tersebut.

Komisioner Panwaslu Palembang Divisi Pencegahan dan Hubungan Antar Lembaga Dadang Apriyanto menjelaskan, saat pasangan belum ditetapkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) sebagai calon Walikota dan Wakil Walikota, maka pihaknya tidak dapat memberikan sanksi tegas.

Panwaslu baru dapat menindak adanya pelanggaran alat peraga kampanye (APK) ketika sudah memasuki masa kampanye dan hal tersebut sudah diatur dalam Undang-undang (UU).

“Saat belum ditetapkan sebagai pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota, Panwaslu tidak bisa menindak, sekalipun ada indikasi pelanggaran. Kami tidak dapat menjangkau itu,” jelasnya, Selasa (3/10).

Pantauan RMOLSumsel, sejumlah alat peraga kampanye (APK) balon Walikota dan Wakil Walikota peserta pemilihan kepala daerah (Pilkada) Palembang 2018 sudah bertebaran. Padahal tahapan kampanye peserta Pilkada serentak 2018 belum dimulai.

APK yang mulai bertebaran antara lain adalah poster pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Palembang, Sarimuda-Abdul Rozak. Poster pasangan ini beredar di Kelurahan Talang Kepala, Kecamatan Alang-alang Lebar (AAL).

Munculnya poster Sarimuda-Abdul Rozak sendiri menuai pro dan kontra. Meski pemasangan APK ini juga tidak dapat disalahkan. Sama seperti Panwaslu, KPU juga tidak dapat memberikan teguran terhadap keberadaan APK itu.

Menurut Komisioner KPU Palembang Abdul Karim Nasution, bahwa pihaknya tidak memiliki hak untuk menindak APK bakal calon kepala daerah tersebut.

“Kalau kami melihat baliho, poster, atau alat peraga lainnya yang dimaksudkan sebagai sosialisasi, KPU tidak bisa menjangkau untuk mencampuri permasalahan itu. Karena saat ini belum memasuki tahapan kampanye,” jelasnya.[RMOL]

Beri komentar