Home » Berita » Motor Pedagang Bensin Eceran Terbakar di SPBU

Motor Pedagang Bensin Eceran Terbakar di SPBU

Palembang, BP–Warga sekitar Jalan MP Mangkunegara, Kecamatan Sako Palembang dikejutkan dengan terbakarnya satu unit sepeda motor di samping SPBU 24.301.05, Senin (30/10).

Berdasarkan informasi, sepeda motor Suzuki Thunder BG 4329 RK itu adalah milik Hapni Hardi (37) yang diduga merupakan pedagang bensin eceran.

“Yang mengantre adik saya, saya menunggu duduk. Tadi isi Rp102.000, sekitar 16 liter. Sudah mengisi penuh, adik saya mengengkol motor untuk dihidupkan,” ujarnya.

Diduga karena kepenuhan, BBM yang ada di dalam tangki motor mengalir dan menetes ke busi.‎ Sehingga percikan api dari busi menyambar motor sampai terbakar.‎

“Saat itu keluar percikan api, adik saya langsung bawa motor ke pinggir. Disitu lah api membesar dan membakar habis motor saya,” terangnya.‎

Dirinya tak menyangka jika motornya tersebut akan meledak. Pasalnya, ia sering memang menggunakan motor edisi 2006 tersebut untuk bolak-balik mengisi BBM.

“Biasanya tidak pernah ada kendala, saya kaget juga bisa terbakar,” tutur warga Komplek Azhar, Kelurahan Kenten Laut, Kecamatan Talang Kepala, Kabupaten Banyuasin ini.

Saat kejadian api sempat membumbung tinggi. Beruntung, sekitar 15 menit api berkobar, petugas SPBU dapat memadamkan api menggunakan empat tabung Alat Pemadam Api Ringan (APAR) di SPBU.

Sementara itu Pengawas SPBU 24.301.05, Bastaryono mengatakan saat melihat api dari motor tersebut ia sempat menenangkan warga yang sedang mengantre BBM agar tidak panik.

Lalu, menggunakan APAR yang tersedia untuk memadamkan api. “Habis empat tabung APAR. Antrean tadi sedang ramai sampai ke jalan,” terangnya.

Bastaryono mengatakan, ia bisa mengatasi kejadian tersebut karena tahu ketika terjadi kebakaran di areal SPBU, maka dispenser atau tempat pengisian BBM akan down, sehingga aman meski ada api. “Otomatis pompa akan langsung turun, jadi aman,” katanya.

Akibat kejadian tersebut menurut Bastaryono tak terjadi korban jiwa. Hanya lengan kirinya mengalami luka bakar terkena jilatan api.

Hanya saja setelah kejadian, aktifitas di SPBU harus dihentikan sementara sampai menunggu APAR diisi ulang kembali. “Tutup dulu. Kalau APAR sudah diisi lagi baru kita buka, ini untuk berjaga-jaga juga,” tuturnya.

Disinggung mengenai adanya dugaan premium di motor yang terbakar tersebut rencananya akan dijual secara eceran, dirinya mengaku tak mengetahui dan menurutnya, ia hanya bertugas memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Saya tidak tahu ya kalau itu. Setahu saya, motor itu habis mengisi BBM, terbakar. Begitu saja,” tandasnya.

Sedangkan Kanit Reskrim Polsek Sako Iptu Yahya Roni yang datang ke lokasi kejadian mengatakan, pihaknya sudah melakukan olah TKP.

“Baik pengendara maupun sepeda motor yang terbakar saat ini sudah diamankan dan masih dilakukan penyelidikan,” tegasnya. #idz

Beri komentar