Home » Berita » RATUSAN REKANAN MEDCO DIKUMPULKAN, INI YANG MEREKA TERIMA - Trijaya FM Palembang

RATUSAN REKANAN MEDCO DIKUMPULKAN, INI YANG MEREKA TERIMA

Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) bersama enam  Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) area kerja Sumatera bagian Selatan menggelar Vendor Day bersama  2017.

Mereka dikumpulkan untuk mensosialisasikan kebijakan dan ketentuan terbaru di lingkungan industri migas serta meningkatkan kemampuan kinerja para penyedia barang dan jasa industri hulu migas di wilayah Sumbagsel di Palembang, Sumatera Selatan.

Kegiatan yang berlangsung selama 2 hari, 18-19 Oktober ini diikuti 215 rekanan besar maupun kecil di Sumsel dan Jambi serta dibuka Deputi Pengendalian Pengadaan SKK Migas, Djoko Siswanto. Para rekanan ini diajak berdiskusi langsung dengan manajemen terkait proses bisnis di KKKS.

Kegiatan ini juga  dihadiri Kadiv Pengelolaan Rantai Suplai dan Analisis Biaya, Widi Santuso dan Kadiv Pengelolaan  Asset SKK Migas, Achmad Riad.

Sementara perwakilan PT Medco E&P Indonesia yang hadir adalah Deputy General Manager Medco E&P  Indonesia West Asset Muhammad Zulkifli, Senior VP Business Support Medco E&P Indonesia Truelly Anriza dan Senior Manager SCM, Robby Setiadiredja.

Biasanya, kegiatan ini dilakukan di masing-masing KKKS. Namun, dalam rangka efisiensi, kegiatan  ini dilaksanakan secara bersama. Medco E&P Indonesia bekerjasama dengan KKKS lain yaitu  Petrochina International Jabung Ltd, PT JOB Pertamina

Jadestone Energy (Ogan Komering) Ltd, PT Sele Raya Merangin Dua, Mont D’Or Oil Tungkal Ltd, dan PT JOB Pertamina -Talisman Jambi Merang.

Selama kegiatan berlangsung, penyedia barang jasa (vendor) yang hadir mendapatkan informasi  mengenai proses bisnis di KKKS. Mereka juga mendapatkan informasi tentang peraturan yang berlaku  di industri hulu migas, mulai dari kepabeanan dan logistik, kapasitas nasional, pajak serta  standarisasi Keselamatan, Kesehatan Kerja, dan Lindungan Lingkungan (K3LL).

Dalam pembukaannya, Djoko Siswanto menjelaskan dalam rangka optimalisasi kegiatan hulu migas dan
menciptakan multiplier effect pada perekonomian Indonesia, SKK Migas dan KKKS telah melakukan beberapa terobosan  dalam  bidang  pengadaan.

Beberapa di antaranya adalah kewajiban penggunaan barang dan jasa dalam negeri, penerapan Centralized Integrated Vendor Database (CIVD), Implementasi Approved Manufacturer List Bersama  (AML Bersama), program pengembangan vendor (PPV), standarisasi K3LL serta pembinaan kepada penyedia barang dan jasa melalui mekanisme Reward and Punishment.

“Mari kita bersama sama berupaya untuk menciptakan kegiatan usaha hulu minyak dan gas bumi yang efektif dan efisien dengan mengedepankan semangat multiplier effect bagi perekonomian nasional,” tegas Deputi Pengendalian Pengadaan SKK Migas. [RMOL]

Beri komentar