Home » Berita » Sebulan Buron, Pengeroyok Polisi Ditembak

Sebulan Buron, Pengeroyok Polisi Ditembak

Palembang, BP–Setelah satu bulan buron akibat mengeroyok anggota polisi, Dede Nopriansyah (24) akhirnya dibekuk Unit Pidana Umum (Pidum) Satreskrim Polresta Palembang, Minggu (22/10).

Dedek merupakan satu dari dua tersangka pengeroyokan Brigadir Robhertus Roy Ramadona (30), anggota Polres Ogan Komering Ulu Selatan (OKUS) pada 21 September 2017 lalu.

Warga Jalan Kadir TKR, Lorong Sari Irama, Kelurahan 36 Ilir, Kecamatan Gandus ini  dilumpuhkan dengan timah panas pada kaki kirinya karena berupaya melarikan diri saat hendak diringkus.

Tersangka Dedek mengaku, kejadian bermula saat mobil angkot yang dikendarainya hampir bersenggolan dengan mobil korban saat melintas di Jalan Merdeka.

“Waktu itu saya mau nyalip, tapi tidak dikasih jalan malah mau nyerempet. Saya jadi sedikit emosi. Saya minggir dan turun dari mobil dan menghampiri korban,” kata sopir angkot jurusan Ampera-Pakjo ini.

Saat turun dari kendaraannya masing-masing itulah keduanya lalu terlibat baku hantam. Sedang terlibat perkelahian, tiba-tiba datang teman Dedek yang bernama Epik (DPO). Dengan membawa sebilah besi, Epik langsung membantu Dedek.

Keduanya lantas memukuli anggota polisi tersebut hingga mengalami luka-luka. Setelah kejadian itu, keduanya langsung meninggalkan Roberthus.

“Saat ribut itu dia memang mengaku anggota polisi, tapi kami tidak percaya. Setelah itu kami langsung lari, saya kembalikan mobil ke bos, lalu saya tinggal di Plaju tempat mertua saya,” aku pria yang mengaku baru tiga bulan menjadi sopir angkot ini.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Palembang, Kompol Yon Edi Winara mengatakan, saat ini pihaknya terus melakukan pengembangan, untuk mengejar pelaku lainnya yang masih buron.

“Sementara tersangka Dede akan dikenakan pasal 170 KHUP dengan ancaman lima tahun penjara,” ujarnya. #idz

Beri komentar