Home » Berita » WAW.. 12 KASUS GIZI BURUK DI PERAIRAN BANYUASIN

WAW.. 12 KASUS GIZI BURUK DI PERAIRAN BANYUASIN

Angka penderita kasus gizi buruk menurun di tahun 2017, sisanya mayoritas warga yang mengalami terutama di wilayah perairan.

Dikatakan Reni Sahara Sekertaris Dinas Kesehatan Kabupaten Banyuasin, sejauh ini penanganan pihak Dinas Kesehatan sudah semaksimal mungkin dari mulai pelacakan kasus baik dari dinas maupun puskesmas yang ada di wilayah Kabupaten Banyuasin.

“Kalau memang ada kasusnya langsung ditangani oleh pihak kita. Jadi untuk tahun 2016 ada 21 kasus dan tahun 2017 ini menurun 12 kasus yang kesemuanya di wilayah perairan Banyuasin,” katanya kepada RMOLSumsel baru-baru ini.

Ia menjelaskan, penyebab adanya kasus itu disebabkan sanitasi yang kurang baik, sampah menumpuk dan kurangnya stunting.

Termasuk perawatan dan asupan gizi yang belum baik bagi ibu hamil. Padahal memasuki masa kandungan, melahirkan dan menyusui ibu hamil membutuhkan makanan dan minuman bergizi tinggi, dan bila perlu dibantu buah-buahan dan susu agar ibu sehat bayi selamat tanpa kekurangan sesuatu apapun.

“Jadi dari ibu hamil hingga menyusui atau lebih kurang 2 tahun itu memang rawan, perlunya diberi gizi yang banyak, jadi kita juga butuh dukungan bersama dalam penanganan gizi buruk di Banyuasin,” pungkasnya.[rmol]

Beri komentar