Home » Berita » JAKARTA IBU BUNUH ANAK, BATURAJA ANAK GEBUKI IBU

JAKARTA IBU BUNUH ANAK, BATURAJA ANAK GEBUKI IBU

Di Jakarta, ada ibu tega bunuh anak sendiri gara-gara sering ngompol. Nah, di Baturaja Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) ada kejadian serupa meski bukan pembunuhan, melainkan penganiayaan.

Di daerah ini, seorang anak tega menganiaya ibu kandungnya sendiri yang berumur 74 tahun. Itu dilakukan karena sang ibu yang sudah tua renta dan pikun sering ngompol dan buang air besar (BAB) di tempat tidur.

Adalah Yose Rizal (55) warga jalan Garuda lintas Sumatera belakang Islamic Center desa Tanjung Baru Kecamatan Baturaja Timur kabupaten  OKU, yang tega melakukan perbuatan tak pantas dan tak terpuji pada ibunya sendiri.

Penganiayaan itu dilakukan tersangka karena tidak senang menanggung beban mengurusi ibu kandungnya yang telah pikun dan renta. Akibat perbuatannya, sang ibu harus dilarikan ke rumah sakit lantaran mengalami luka lebam dan bengkak di sekujur tubuhnya.

Yose Rizal diduga melakukan penganiayaan itu sejak Maret lalu, dimana korban mulai tinggal bersama dengan pelaku yang merupakan seorang guru olahraga di salah satu sekolah di kecamatan Lengkiti. Dan terakhir pelaku menganiaya korban pada 28 Oktober lalu setelah pelaku menganiaya ibu kandung hingga korban harus dilarikan ke rumah sakit.

“Korban sendiri mengalami sejumlah luka Lebam di kepala, pembengkakan di bagian telinga kanan, lebam pipi kiri dekat mata, korban kini di rawat di RSUD Ibnu Setowo Baturaja dan kabarnya telinga korban harus dioperasi,” ujar Kapolres OKU AKBP Dra NK Widayana Sulandari Melalui Kasat Reskrim AKP Alex Andriyan S.Kom didampingi Kanit PPA Yulia Fitriyanti S.sos.

Dikatakan Alex, tersangka melakukan penganiayaan tersebut lantaran kesal dengan ibu kandungnya yang sering ngompol di tempat tidur. Tersangka kesal sikap ibunya yang seperti kanak kanak sehingga pelaku melampiaskan kekesalannya dengan memukul ibunya setiap kali melakukan kesalahan.

Tersangka sendiri sudah diamankan di Mapolres OKU untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya. Tersangka sendiri akan dijerat UU tentang penghapusan tindak kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) dengan nacamam diatas 7 tahun penjara.

“Tersangka sudah kita amankan dan masih menjalani pemeriksaan lebih lanjut, ia akan kita kenakan UU tentang KDRT, kita juga masih memeriksa sejumlah saksi,” jelas Alex.[RMOL]

Beri komentar