Home » Berita » Kota Pangkalpinang Dan Mulusnya Infrastruktur Jalan

Kota Pangkalpinang Dan Mulusnya Infrastruktur Jalan

Pangkalpinang, BP

Perkembangan kota Pangkalpinang yang merupakan pintu masuk Provinsi Bangka Belitung (Babel) dalam empat tahun terakhir begitu pesat.
Meskipun tercatat sebagai kota kecil dengan luas wilayah 118,41 km2, tapi Pemerintah Kota dibawah pimpinan Walikota H Muhammad Irwansyah berhasil membangun sejumlah infrastruktur terutama jalan.
Tidak seperti di provinsi atau kota lain di Indonesia , yang banyak sekali jalan raya, baik jalan kabupaten, provinsi maupun jalan nasional yang kondisinya memprihatinkan atau sangat menyedihkan. Jalan-jalan di kota Pangkalpinang hingga jalan-jalan pemukiman penduduknya mulus.
Sekretaris Daerah Kota Pangkalpinang Radmida Dawam, SH,MH menjelaskan, kalau jalan-jalan di Kota Pangkalpinang termasuk di gangnya sudah bagus dan mulus semua .
Sekda melanjutkan, sejak tahun pertama menjabat sebagai walikota Pangkalpinang, sosok H Muhammad Irwansyah begitu fokus pada sektor infrastruktur. Hal ini terlihat dari alokasi APBD Kota Pangkalpinang, dimana 35 persen untuk belanja langsung, sedangkan 65 persen diperuntukan belanja tak langsung yaitu fokus pada infrastruktur pembangunan Kota.

“Kita ada 42 kelurahan 7 kecamatan dengan APBD tahun 2017 sebesar Rp1,035 Triliun , dengan 35 persen belanja tidak langsung seperti belanja pegawai dan 65 persen belanja pembangunan termasuk infastruktur, jadi kita konsentrasi ke pembangunan semua,” katanya, Minggu (26/11).
Menurutnya, program Walikota Pangkalpinang saat ini menurutnya tidak banyak-banyak programnya tapi semua menyentuh masyarakat langsung termasuk infastruktur.
Selain itu, sebelum pemerintah pusat menggagas program Rp 1 miliar 1 desa, ternyata Kota Pangkalpinang telah menjalankan program Rp 1 miliar 1 kelurahan atau program yang dikenal program 3S (Sasaran, Sekawan, Sejahtera). Program ini sudah berlangsung selama 4 tahun sejak kepemimpinan Walikota Pangkalpinang, Muhammad Irwansyah atau yang akrab disapa Wawan.
“Program Rp 1 miliar 1 Desa ini sudah berjalan 4 tahun. Sebelum kementrian desa meluncurkan program Rp 1 miliar 1 desa, Pangkalpinang lebih dulu. Ini program pak Irwansyah saat menjadi Walikota,” katanya.

Dia mengatakan, program ini merupakan program yang digagas Walikota atas usulan masyarakat Pangkalpinang. Dengan anggaran Rp 1 miliar 1 Kelurahan, masyarakat dapat membangun masing-masing kelurahan dengan anggaran yang telah disediakan disetiap kelurahan.
Wakil Walikota Pangkalpinang Muhammad Sopian mengatakan, dalam pembangunan infastruktur di kota Pangkalpinang selalu harmonis dan bersinerg.
“Pembangunan ini diibaratkan kita bangun rumah, dalam perjalannya, ada hambatan dan tantangan, tapi tujuan untuk melindungi keluarga kita,” katanya.
Sedangkan Kepala Dinas Perumahan Dan Kawasan Pemukiman kota Pangkalpinang Miego ST mengatakan, penanganan pemukiman kumuh dan penataan kawasan menjadi prioritas pembangunan infastruktur di kota Pangkalpinang.
“Pak Irwansyah memikirkan bagaimana menata dan pembangunan di kelurahan dengan program 1 miliar satu kelurahan berupa kegiatan penunjang akses jalan, penataan lingkungan kumuh dan drainase sesuai dengan program PU PR melalui Direktorat Jenderal Cipta Karya untuk program 100 persen akses air minum yang aman , ini melalui pemasangan pipa distrubusi di seluruh kota kemudian 0 persen kawasan kumuh melalui program 1 miliar 1 kelurahan terkenal 3 S sasaran, sekawan, sejahtera jadi ini program pengentasan kawasan kumuh melalui teripel S di tahun 2019 akan tuntas termasuk termasuk pembangunan dan perbaikan jalan setapak dan jalan lingkungan tak terakses kendaraan bisa mulus,” katanya.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kota Pangkalpinang, Suparlan Dulaspar mengatakan, jalan-jalan di kota Pangkal Pinang dalam kondisi baik.
“Bisa dilihat jalan tanggungjawab kota Pangkalpinang sudah diatasi semua dan tahun 2017 dengan dana DAK sebesar Rp90 miliar kita akan menuntaskan peningkatan jalan di kota Pangkalpinang,” katanya.
Bidang infasrtruktur lain untuk tahun 2015 hingga 2017 pihaknya fokus dua penanganan bidang banjir atau genangan dan infarstruktur kesehatan dengan membangun rumah Sakit Green Hospital Depati Hamzah tahap 1.
Wakil Ketua DPRD Pangkalpinang Depati Amir Gandhi menilai, sisi pembangunan Infarstruktur di kota Pangkalpinang untuk Dinas PU Pera mencapai 48 persen sampai 49 persen atau hampir setengah APBD kota Pangkalpinang .
“Untuk infrastruktur karena masyarakat ingin pertumbuhan kota cepat disesuaikan dengan visi misi pak Irwansyah saat menjabat sehingga infrastruktur mendapatan perhatian berbeda,” katanya.

Kabag Humas dan Protokol Pemkot Pangkalpinang Hasan Rumata menilai, Walikota Pangkalpinang, Muhammad Irwansyah memiliki visi- visi pengembangan pembangunan yang lebih cepat dan sangat peka perkembangan kebutuhan masyarakat sehingga dalam beberapa kebijakan memberikan manfaat ganda yang sangat dinikmati masyarakat kota Pangkalpinang.
“Dalam tiga tahun terakhir pak Irwansyah telah banyak melakukan bedah rumah masyarakat lemah, jumlahnya lumayan banyak sudah ribuan rumah,” katanya.
Walikota H Muhammad Irwansyah mengatakan kalau pembangunan yang di lakukan di kota Pangkalpinang modal utamanya adalah dukungan dari 7 kecamatan yang ada di kota Pangkalpinang.
“Kalau salah satu timpang maka akan terlihat kota Pangkalpinang ada kesejangannya,” katanya.#osk

Beri komentar