Home » Berita » Penunjukan Marsekal Hadi Tjahjanto Sebagai Panglima Langkah Tepat

Penunjukan Marsekal Hadi Tjahjanto Sebagai Panglima Langkah Tepat

Jakarta, BP–Ketua Setara Institute Hendardi menegaskan, dukungan dari kalangan parlemen dan elemen masyarakat sipil atas penunjukan Kepala Staf TNI AU Marsekal Hadi Tjahjanto oleh Presiden Jokowi merupakan indikator kepercayaan public untuk memimpin korps TNI mewujudkan TNI yang bersih dan profesional. Selayaknya pula korps TNI termasuk Panglima TNI Gatot Nurmantyo  mendukung langkah politik Presiden Jokowi sebagai Panglima Tertinggi TNI.

Menurut Hendardi, rotasi antarmatra TNI untuk posisi Panglima TNI telah terbukti mampu menjadi instrumen menjaga soliditas TNI pada masa kepemimpinan Megawati Soekarnoputri dan Susilo Bambang Yudhoyono. “Karenanya konvensi ketatanegaraan  perlu diteruskan. Pilihan atas KSAU sebagai calon pengganti Panglima TNI adalah langkah tepat,” ujar Hendardi dalam siaran persnya, Selasa (5/12).

Mengenai momentum pengusulan Panglima TNI secara normatif adalah hal biasa, karena kata Hendardi, Panglima  saat ini menjabat telah memasuki masa persiapan pensiun. Dengan demikian, proses pengusulan ini bukanlah hal  istimewa. Justru pengusulan  awal Desember ini menjawab kemungkinan proses di DPR  membutuhkan waktu memadai  melakukan fit and proper test.

Dikatakan, sejalan dengan pengajuan calon Panglima TNI, maka secara etika kepemimpinan, Panglima saat ini menjabat sebaiknya tidak mengambil keputusan strategis, seperti melakukan mutasi dan rotasi jabatan dan menyusun rencana yang tidak  bisa lagi dilaksanakan.

Sebagaimana diketahui,  Senin (4/11), Panglima TNI Gatot Nurmantyo mengatakan berencana melibatkan ormas-ormas  melakukan pengamanan Pilkada 2018.  Ini sebaiknya tidak perlu lagi dilakukan, apalagi pengamanan Pilkada bukanlah tugas utama TNI dan ormas yang justru akan menyuburkan vigilantisme. #duk

Beri komentar