Home » Berita » Minta Asuransi, Tukang Ojek Ngadu ke Dodi - Trijaya FM Palembang

Minta Asuransi, Tukang Ojek Ngadu ke Dodi

Muara Enim-  Puluhan tukang ojek yang tergabung dalam Paguyuban Tukang ojek Serasan Sekundang Muara Enim Sabtu (3/3) pagi mengepung kantor DPD Partai Golkar Muara Enim, kedatangan mereka tersebut ingin berjumpa langsung dengan Calon Gubernur Sumsel Dodi Reza Alex Noerdin yang telah dijadwalkan untuk bertemu kader Golkar di Muara Enim.

“Kami sengaja ingin ketemu pak Dodi, kami minta kalau pak Dodi-Giri terpilih jadi Gubernur Sumsel tukang ojek di Sumsel ini khususnya di Muara Enim mohon untuk dibuatkan asuransi,” ujar Suhartoyo (43) salah satu perwakilan tukang ojek Serasan Sekundang Muara Enim.

Dikatakannya, di awal kepemimpinan Gubernur Sumsel Alex Noerdin telah berhasil dengan program yang menyentuh masyarakat kalangan pra sejahtera yakni sekolah dan berobat gratis.

“Jadi, kalau pak Dodi jadi Gubernur Sumsel sekokah dan berobat gratis ini harus tetap bertahan, untuk program tambahannya khusus tukang ojek ada asuransinya,” urainya.

Lanjut Suhartoyo, program asuransi dirasakan sangat penting untuk kebutuhan tukang ojek khususnya yang sehari-hari berkutat di jalan raya.

“Ya pak, minimal kalau kami ada apa-apa di jalan raya atau mengalami insiden kecelakaan bisa meringankan beban kami dan keluarga karena dibantu asuransi,” ungkapnya.

Senada dikatakan tukang ojek Serasan Sekundang lainnya, Mizwar (32). Ia menyebutkan, Paguyuban Tukang Ojek Serasan Sekundang Muara Enim sepakat akan menghantarkan pasangan Dodi-Giri menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur Sumsel periode 2018-2023.

“Kami menaruh harapan besar dengan pasangan Dodi-Giri, selain dikarenakan Giri merupakan putra daerah Muara Enim, alasan kami memilih Dodi-Giri karena keduanya berpengalaman dan sudah terbukti didalam bekerja,” imbuhnya.

Sementara itu, Cagub Sumsel Dodi Reza Alex Noerdin menyebutkan program asuransi bagi tukang ojek sudah direncanakan dan dikonsep. Dodi mengatakan, dirinya sudah menyusun konsep untuk membuatkan asuransi bagi masyarakat yang berpenghasilan rendah dan tidak menentu.

“Jadi, asuransi itu nantinya tidak hanya mengcover tukang ojek, tetapi juga masyarakat lainnya yang berpenghasilan rendah semisalnya tukang jamu, tukang becak dan lainnya,” ulasnya.

Dodi menambahkan, guna program asuransi gratis tersebut nantinya dapat meringankan beban mereka yang berpenghasilan rendah dan tidak menentu. “Memang sangat dibutuhkan program seperti itu, setidaknya bisa sedikit mengurangi beban mereka,” pungkasnya.

Beri komentar