Home » Berita » Pangdam II Sriwijaya Mengaku Bangga Atas Penghargaan Muri Atas Mayjen TNI (Purn) dr Ak Gani - Trijaya FM Palembang

Pangdam II Sriwijaya Mengaku Bangga Atas Penghargaan Muri Atas Mayjen TNI (Purn) dr Ak Gani

Palembang, BP

Salah satu pahlawan nasional asal Sumsel, Mayjen TNI (Purn) dr Ak Gani , Minggu (15/4) resmi mendapatkan penghargaan dari Museum Rekor Indonesia (Muri) di Jakarta , sebagai militer pertama yang menjabat sebagai Wakil Perdana Menteri.
Penyerahan dilakukan langsung oleh Ketua Museum Rekor Indonesia (MURI) Jaya Suprana dan diterima langsung oleh Direktur Museum Nasional Dr AK Gani, Priyanti Gani didampingi Gubernur Sumsel H Alex Noerdin diwakili Asisten III Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, Prof. DR. Edward Juliartha, M.M, dan Penjabat Sementara (Pjs) Walikota Palembang, Ahmad Najib diwakili oleh Kepala Dinas Kebudayaan Kota Palembang Sudirman Tegoeh dan Kepala Dinas Pariwisata Kota Palembang Isnaini Madani.
Mayjen TNI (Purn) dr Ak Gani menjabat sebagai Wakil Perdana Menteri dari kalangan militer saat di masa pemerintahan kabinet Amir Syarifudin 1 dan II pada masa jabatan 11 November 1947 sampai 29 Januari 1948.
Pangdam II Sriwijaya Mayjen TNI AM. Putranto, S. Sos mengaku merasa bangga atas penghargaan Muri yang diberikan kepada Mayjen TNI (Purn) dr Ak Gani, karena satu-satunya militer yang menjadi Wakil Perdana Menteri.
“Itu yang mengharumkan nama Sumatera , khususnya di Palembang ini,” kata Pangdam usai memimpin sertijab Brigjen TNI Syafrial, PSC., M. Tr (Han), resmi menjabat sebagai Kasdam II/Swj menggantikan Brigjen TNI Dr. Marga Taufiq, S.H., M.H., yang mendapatkan promosi jabatan sebagai Panglima Divisi Infanteri II/Kostrad bertempat di Gedung Sudirman Makodam II Sriwijaya,Senin (16/4) Palembang.
Malahan Pangdam menambahkan dirinya sudah memberikan surat tanda penghargaan kepada ibu Ak Gani dan sudah dikirim ke Jakarta.
“Dan saya berharap ada AK Gani, AK Gani junior yang bisa mengikuti jejaknya beliau, kita hormati, karena beliau adalah seorang , orang yang berjasa dalam sejarah,” katanya.
Dalam catatan sejarah AK Gani adalah kepanjangan dari Adenan Kapau Gani yang bernama Lengkap Dr. Adenan Kapau Gani (lahir di Palembayan, Agam, Sumatera Barat, 16 September 1905 – meninggal di Palembang, Sumatera Selatan, 23 Desember 1968 pada umur 63 tahun).
Dr AK Gani adalah seorang dokter yang pernah melakukan kegiatan medis dalam profesinya. Setelah Lulus dari STOVIA aktif didunia politik (anggota PNI) bahkan pernah main film. Setelah Indonesia merdeka ditunjuk untuk membentuk kesatuan militer di Sumatera, kemudian menjadi Gubernur Militer Sumatera Selatan pada periode revolusi fisik saat Agresi Militer Belanda I dan juga pernah menjadi anggota delegasi Perundingan Linggarjati pada tahun 1946.
Di Pemerintahan Republik Indonesia, beberapa kali Gani menduduki kursi menteri. Debut Gani bermula di Masa Kabinet Sjahrir III sebagai Menteri Kemakmuran. Pada masa pemerintahan Amir Sjarifuddin, ia menjabat sebagai wakil Perdana Menteri merangkap sebagai Menteri Kemakmuran. Setelah tahun 50-an sekali lagi AK Gani diangkat sebagai Menteri yaitu Menteri Perhubungan. Dia pun pernah menjadi anggota parlemen dan pernah pula menjabat sebagai anggota Konstituante Indonesia ketika lembaga ini pertama kali didirikan. Pada tanggal 9 November 2007, almarhum Mayjen TNI Gani dianugerahi gelar pahlawan nasional oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.#osk

Beri komentar