Home » Berita » Jumlah Pasukan Kuning Belum Ideal - Trijaya FM Palembang

Jumlah Pasukan Kuning Belum Ideal

Palembang, BP — Tumpukan sampah terutama di kawasan pemukiman yang selalu menjadi keluhan diklaim Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Palembang lantaran minimnya tenaga pasukan kuning dan kurangnya kesadaran masyarakat untuk membuang sampah pada tempatnya.

Hal tersebut juga menjadi masukan beberapa fraksi saat Sidang Paripurna Mendengarkan Pandangan Umum Fraksi-Fraksi atas Pertanggungjwaban APBD 2017, Selasa (10/7).

Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Palembang, Faizal AR menyebut, meskipun sampah setiap hari diangkut oleh pasukan kuning ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sukawinatan, di beberapa sudut kota masih banyak sampah yang berserakan dan belum diangkut.

“Jumlah personil kita terbatas, seperti petugas penyapuan jalan jika dibandingkan dengan luas wilayah Palembang ini kurang 500 orang. Kita tidak lakukan perekrutan saat ini karena tidak ada anggaran,” katanya.

Faizal mengatakan, pasukan kuning yang ada saat ini berjumlah 1.150 orang. Diantaranya 350 penyapu 103 orang dan 412 kru mobil. Setiap hari setidaknya di Kota Palembang menghasilkan sekitar 1.300 ton sampah. Namun nyatanya, yang terangkut hanya sekitar 800-900 ton sampah.

“Berdasarkan penelitian, 1 orang itu menghasilkan 0,7 ons sampah, nah dikalikan dengan jumlah penduduk Palembang. Berarti dalam sehari ada sekitar 1.300 ton sampah, sementara yang terangkut 800-900 ton sampah. Itulah sehingga masih ada sampah yang tidak diangkut, dan harus diulangi lagi besok harinya,” katanya.

Idealnya kota Palembang membutuhkan 190-250 truk pengangkut sampah. Namun, saat ini yang dimiliki oleh DLHK Kota Palembang hanya separuhnya, yakni 105 mobil. Menurut Faizal, dari jumlah itu, hanya sekitar 75 mobil yang normal, dan 48 mobil diantaranya bertugas untuk mengangkut sampah di pasar.

“Kita sudah ada bantuan mobil sampah 2 unit dari APBD Kota Palembang,” ujarnya.‎

Dengan keterbatasan ini, Faizal mengaku, DLHK Kota Palembang harus tetap terus bekerja. Namun ia menghimbau kepada masyarakat, agar tidak membuang sampah sembarang. Pihaknya menerima aspirasi dari anggota dewan mengenai sampah tersebut.

“Kalau kami sendiri tidak bakal bersih Palembang ini. Jadi harus sama-sama. Kalau buang sampah itu di kotak, jadi petugas tidak sulit untuk mengangkutnya, apalagi dengan segala keterbatasan,” jelasnya. #pit

Beri komentar