Home » Berita » KPU Sumsel : Calon DPD RI Mantan Napi Korupsi Otomatis TMS - Trijaya FM Palembang

KPU Sumsel : Calon DPD RI Mantan Napi Korupsi Otomatis TMS

Palembang, BP

Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI resmi melarang eks napi korupsi menjadi calon anggota legislatif pada pemilu 2019. Larangan itu termuat di Peraturan KPU (PKPU) Nomor 20 Tahun 2018 tentang Pencalonan Anggota DPR, DPRD Provinsi, dan DPRD Kabupaten/Kota. Larangan yang sama juga termuat di PKPU yang mengatur pencalonan anggota DPD RI.

PKPU 20/2018 sendiri telah terunggah di laman resmi KPU. Aturan soal larangan napi kasus korupsi menjadi caleg tercantum pada Pasal 7 PKPU terkait.

Wacana pelarangan mantan koruptor menjadi caleg digagas KPU setelah beberapa calon kepala daerah ditetapkan sebagai tersangka kasus korupsi saat proses Pilkada 2018 berjalan.

Anggota KPU Sumsel Liza Lizuarni mengatakan , kalau KPU Sumsel akan melaksanakan PKPU tentang larangan napi kasus korupsi menjadi caleg.
“ Sekarang khan baru tahap persiapan dukungan nanti tanggal 9 sampai 11 Juli nanti ada pendaftaran calon anggota DPD RI asal Sumsel,” katanya, Minggu (1/7).
Terkait adanya salah satu calon anggota DPD asal Sumsel yang mantan napi kasus korupsi, menurut Liza saat pendaftaran akan terkihat surat keterangan dari pengadilan atau Kemenkumham yang bersangkutan mantan napi kasus korupsi.
“ Kalau ada surat ada surat keterangan tersebut otomatis tidak memenuhi syarat (TMS),” katanya.
Ketua KPU RI Arief Budiman menyebut kewenangan membuat larangan koruptor menjadi caleg murni ada di tangan lembaganya sesuai aturan yang berlaku.

“Kalau anda lihat di beberapa lembaga sebetulnya mereka juga punya kewenangan sendiri membuat peraturan secara mandiri. KPU sebetulnya telah menjalankan prosedur yang harus ditempuh sebagaimana diatur dalam UU Nomor 12 tahun 2011,” ujar Arief.

PKPU 20/2018 akan menjadi dasar pelaksanaan pendaftaran caleg. Proses pendaftaran caleg akan berlangsung 4-17 Juli 2018.

Adapun masa kampanye pemilu 2019 direncanakan berlangsung 23 September 2018 hingga 13 April 2019. Kemudian, pemungutan suara akan diadakan 17 April 2019.#os

Beri komentar