Home » Berita » Lucianty Pahri Optimis Lolos DCS DPD RI Daerah Pemilihan Sumsel - Trijaya FM Palembang

Lucianty Pahri Optimis Lolos DCS DPD RI Daerah Pemilihan Sumsel

BP/DUDY OSKANDAR
Owner wahana wisata Selfie D’Matto Millennial Art Ir Hj Lucianty Pahri SE (ketiga dari kiri) bersama Pengelola Graha Sriwijaya Hotel Mayjen TNI Purn Indra Hidayat dan Syaiful Islam membagikan bingkisan kurban, Rabu (22/8).

Palembang, BP

Ketua Tim Pemenangan Bakal Calon Anggota DPD RI Ir Hj Lucianty Pahri SE, Sumsel Rumah Kita, Ardiansyah SIP MSI mengaku optimis bakal calon yang diusungnya masuk dalam Daftar Caleg Sementara (DCS) DPD RI Daerah Pemilihan Sumsel pada 27-28 Agustus mendatang yang ditetapkan oleh KPU Sumsel.
“Melihat gugatan Abdullah Puteh di Aceh yang tadinya waktu daftar ditolak, sekarang dibela dan diterima Bawaslu. Begitu juga dengan di Gorontalo, Sulawesi Utara. Kita optimis Bakal Calon kita bisa diterima dan masuk DCS DPD RI Daerah Pemilihan Sumsel ,” kata Ardiansyah SIP MSI, Rabu (22/8).
Akan tetapi, kalaupun KPU bersikukuh berarti kata Ardiansyah pihaknya akan melakukan upaya hukum berupa gugatan seperti yang dilakukan Abdullah Puteh dkk.
“Dasarnya adalah calon yang mantan Napi tipikor tersebut berani mendaftar diri ke KPU karena diperbolehkan oleh UU tentang pemilu,” kata Ardiansyah.
Sedangkan KPU mengacu pada PKPU yang tidak diatur oleh UU pemilu, terkhusus pasal 60 huruf J.
Selain itu juga ada kesepakatan rapat konsultasi antara DPR RI, Kemenkumham dan KPU membolehkan caleg mantan tipikor untuk mendaftar di KPU.
Dosen jurusan ilmu politik Stisipol Candradimuka Palembang mengingatkan untuk menjaga agar pileg dan pilpres berjalan dengan kondusif sebagaimana yang sudah terjadwal, sebaiknya KPU Provinsi tetap melakukan verifikasi faktual calon DPD RI periode 2019 -2024 bagi mantan tipikor dan menunda mengumumkan apakah MS atau TMS sebelum keluarnya keputusan MA soal judicial review (JR).
“KPU itu tidak berwenang menolak. KPU harus menerima tentang persyaratan administratif memenuhi. Kita berharap KPU menjalankan selaku penyelenggara.Ini kan sudah memenuhi syarat formal administratif. Kita tidak punya masalah. Kita akan mengikuti langkah Abdullah Puteh dkk.Kalaupun Judicial Review belum diumumkan dan KPU bersikukuh menolak, kita akan menggugat melalui Bawaslu. Yang salah KPU bertentangan dengan UU. Ibu Lucy dihukum 1,6 tahun dan dalam posisi tidak dicabut hak politik. Ini tidak 5 tahun keatas,” katanya.
Sementara Lucianty Pahri sendiri mengaku, menyerahkan proses mekanisme yang ada, meskipun begitu dirinya tetap optimis nantinya ia akan lolos sebagai DCS.
“Optimislah, dan kita serahkan ke tim untuk langkah- langkah yang diambil,” katanya.
Sementara itu di sela-sela melayani ramainya kunjungan pengunjung, Pemilik (owner) D’ Matto Millennial Art lr Hj Lucianty Pahri SE kembali memberikan sedekah 2,5 persen pendapatan objek wisata foto dengan pembagian daging kurban pada Hari Raya Idul Adha 1439H, Rabu (22/8).
Sebelum membagikan bingkisan kurban, istri mantan Bupati Musi Banyuasin ini ikut menemani dan menyaksikan para pasukan penjagal menyembelih dan memotong-motong serta membungkus ke kantong bingkisan.
Pengusaha SPBU dan Alfamart yang saat ini masih memperjuangkan keikutsertaannya menjadi peserta Pileg DPD RI 2019 ini mengatakan ini sudah menjadi tradisi dan menjalankan ibadah untuk melakukan penyembelihan hewan kurban yang saat ini ada 1 ekor sapi dan 1 ekor kambing dibagikan menjadi 100-an bingkisan.
“Kalau kita sedekah kepada kerabat dekat berbanding 10 ribu. Tolong doakan saya dimurahkan rezeki,” ungkap Hj Lucianty Pahri SE.
Seperti diketahui Lucy yang mantan anggota Fraksi PAN DPRD Sumsel memiiki usaha baru D’ Matto Milennial Art yang resmi di buka 10 Februari lalu. Begitu dibuka menjadi tren masyarakat.
Bahkan saat ini bukan saja foto tiga dimensi, D’ Matto juga dilengkapi wisata foto Rumah Terbalik (D’balik Gallo Trick Your Eyes), dan masih banyak lagi yang digandrungi anak muda terutama yang gemar berfoto.#osk

Beri komentar