Home » Berita » Di Balik Laju Oke Watford: Denda Rp1,9 Juta per Menit kalau Pemain Telat - Trijaya FM Palembang

Di Balik Laju Oke Watford: Denda Rp1,9 Juta per Menit kalau Pemain Telat

Manajer Watford Javi Gracia dianugerahi gelar Manajer Terbaik Premier League bulan Agustus. (Foto: Tony Marshall/Getty Images for Premier League)

JakartaWatford menikmati start impresifnya di Premier League musim ini. Salah satu resep penampilan oke mereka boleh jadi adalah kedisiplinan yang sungguh ditekankan.

Watford masih sempurna di empat pekan pertama Premier League musim ini. Tim arahan Javi Gracia itu mengatasi Burnley, Crystal Palace, Reading, dan yang teranyar adalah Tottenham Hotspur.

Start impresif itu kini akan diuji oleh Manchester United, yang bertandang ke Vicarage Road, Sabtu (15/9/2018) malam WIB. Di saat yang sama, laga ini juga menawarkan kesempatan untuk Watford menekankan bahwa hasil sejauh ini bukanlah kebetulan semata.

Soal laju oke sejauh ini, salah satu yang membantu adalah penerapan aturan-aturan di klub. Gracia menerapkan sejumlah aturan, tapi yang paling berat adalah denda 100 pound sterling atau Rp1,9 juta untuk setiap menit keterlambatan pemain.

Kapten Watford Troy Deeney menyebut aturan ini paling menyebalkan, tapi semua pemain menerimanya.

“Semua tim butuh disiplin. Saya sebenarnya tak suka punya banyak aturan karena menurut saya penting para pemain punya rasa tanggung jawab sendiri,” kata Gracia soal aturan tersebut.

“Kalau Anda tak punya banyak aturan itu lebih baik, mereka kan profesional. Mereka harus tahu apa yang mereka harus lakukan.”

“Saya sih memilih tak menarik uang, tapi rasanya kami perlu aturan-aturan dan mereka menghormatinya. Ini cara yang bagus untuk mencapai target-target kami,” tandasnya seperti dilansir Sky Sports.

Berada di posisi tiga klasemen dengan poin sempurna, hanya kalah selisih gol dari Liverpool dan Chelsea, Gracia tak mau Watford buru-buru besar kepala. Dia percaya perjalanan musim akan mendatangkan tantangan-tantangan besar, lalu timnya akan menempati posisi yang sebenar-benarnya.

“Ketika Anda memulai sesuatu, Anda selalu berpikir bahwa Anda akan tampil bagus. Tapi Anda tak tahu apakah akan mampu meraih empat kemenangan beruntun,” sambungnya.

“Tapi kami ada di momen bagus, kami sangat menikmati ini. Kami tahu ke depannya kompetisi akan menempatkan kami di posisi yang sesungguhnya,” tandas Gracia.

 

(raw/nds)

Beri komentar