Home » Berita » Polres Bekasi Prediksi Hoax hingga Pidana Pemilu Meningkat di 2019 - Trijaya FM Palembang

Polres Bekasi Prediksi Hoax hingga Pidana Pemilu Meningkat di 2019

Foto: Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Indarto (Isal Mawardi).

Jakarta – Kejahatan jenis hoax hingga pidana pemilu diprediksi akan meningkat di wilayah Kota Bekasi pada tahun 2019. Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Indarto mengatakan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tersebut akan menjadi perhatian pihaknya.

“Prediksi untuk gangguan kamtibmas 2019 yang diperkirakan meningkat adalah kasus-kasus hoax jadi atensi kita,” ujar Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Indarto di Polres Metro Bekasi Kota, Jalan Pramuka, Bekasi Selatan, Senin (31/12/2018).

Indarto juga memprediksi kejahatan minuman keras dan pencemaran lingkungan akan meningkat di tahun 2019.

“Terakhir tindak pidana pemilu. Ke depan, diperkirakan akan meningkat. Karena mendekati Pilpres dan Pileg. Itu prediksi kita,” ujar Indarto.

Selain prediksi kasus kejahatan yang bakal terjadi di tahun 2019, Indarto juga mengungkap kasus-kasus yang terjadi selama tahun 2018. Salah satunya yang paling tren adalah pencurian kendaraan bermotor (curanmor).

Sebanyak 154 kasus curanmor terjadi di Bekasi sepanjang tahun 2018. Polisi berhasil mengungkap 35 dari 154 kasus.

Indarto menyebutkan beberapa kasus besar yang terjadi di Bekasi selama 2018. Di antaranya kasus begal di flyover Summarecon Bekasi. Saat itu, korban berhasil melawan dan membunuh pelaku.

“Yang menonjol kasus 365 di Summarecon. Korban berhasil mempertahankan dirinya dan korban mendapatkan penghargaan,” ujar Indarto.

Selain itu, Indarto juga menyinggung kasus pembunuhan satu keluarga di Pondok Melati, Bekasi. Tersangka Haris Simamora berhasil ditangkap. Berkas perkaranya sudah diserahkan ke kejaksaan.

“Resolusi 2019, (Polres Metro Bekasi Kota) meningkatkan peran Polmas. Polisi RW sudah kita mainkan. Kita tingkatkan lagi perannya. Bersinergi lagi dengan forum RW. lalu Turjawali (Pengaturan, Penjagaan, Pengawalan dan Patroli) kita masifkan lagi,” ujar Indarto. (nvl/nvl)


Beri komentar