Home » Berita » Disebut Faksi Setan oleh Andi Arief, Hasto Singgung Sampah Masyarakat - Trijaya FM Palembang

Disebut Faksi Setan oleh Andi Arief, Hasto Singgung Sampah Masyarakat


Foto: Nur Azizah Rizki Astuti


Jakarta – Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto tak ambil pusing disebut Wasekjen Partai Demokrat Andi Arief sebagai pimpinan ‘faksi setan’. Dia enggan menanggapi pernyataan Andi.

“Nggak usah ditanggapi dulu, namanya cuitan yang sebentar-sebentar juga hilang. Rakyat yang menilai,” kata Hasto di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis (10/1/2019).

Hasto lalu membandingkan sikap Andi Arief dengan sang ketum, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Cuitan Andi Arief di media sosial diketahui kerap menjadi kontroversi.

“Kemarin sudah muncul, ini kok berbeda dengan Pak SBY?” sebut Hasto.

Menurut Hasto, pihaknya tak mau repot-repot melaporkan Andi Arief. Dia pun menyatakan rakyat bisa menilai mana cuitan yang positif dan mana yang sampah.

“Kerja kami cukup banyak untuk rakyat, jadi rakyatlah yang menilai mana cuitan yang positif, yang berguna bagi bangsa, mana yang cuitan sebagai bagian dari sampah masyarakat,” tegasnya.

Gitu aja kok repot (kalau) kata Gus Dur,” imbuh Hasto.

Hasto menegaskan akan berfokus pada pemenangan Joko Widodo-Ma’ruf Amin. Dia pun kembali menyatakan tak ingin membahas cuitan Andi Arief tersebut.

“Kita adalah bangsa yang berkeadaban, bangsa yang sejak kecil, anak-anak kita dididik dengan pendidikan budi pekerti. Jadi hal-hal yang merusak peradaban tidak usah kami bahas. Kami membahas hal yang membangun peradaban,” ujar Hasto.

Sebelumnya, Andi Arief mem-posting cuitan soal faksi setan di akun Twitternya @AndiArief_ pada Senin (7/1). Pernyataan soal faksi setan itu dibagi dalam beberapa cuitan.

“Di dalam rejim Jokowi ini ada faksi setan. Misalnya Sekjen PDIP Hasto dkk. JANGAN lupakan bagaimana Hasto ini operasi melumpuhkan KPK lewat Abraham Samad. Faksi Setan itu seperti juga setan pandai merayu, memberi angin surga jabatan,” tulis Andi Arief.

“SALAM buat pimpinan Faksi setan Hasto Sekjen PDIP dari direktur Pertamina yang cantik itu. Pertamina sedang sekarat, kesulitan keuangan. Itulah akibat menempatkan orang karena dasar perasaan,” lanjutnya.
(idn/elz)


Beri komentar