Home » Berita » KPU Tunggu Polisi soal Hoax 'Surat Suara Tercoblos' Masuk Pidana Pemilu - Trijaya FM Palembang

KPU Tunggu Polisi soal Hoax ‘Surat Suara Tercoblos’ Masuk Pidana Pemilu


Evi Novida Ginting Manik (Ari Saputra)


“Kemudian, juga untuk memberikan efek jera kepada mereka-mereka yang suka membuat hoax ini, apalagi khususnya yang berkaitan dengan hoax pemilu dan ini kan sangat berbahaya bagi kita kalau dibiarkan dan tak ada ditemukan siapa yang bertanggung jawab terhadap hoax ini,” ujarnya. 

Terkait apakah nanti bisa masuk ke ranah pidana pemilu atau tidak, Evi menunggu penyidikan kepolisian. Nantinya jika terkait pidana pemilu juga akan ditangani pihak Bawaslu.

“Ya kalau itu kita tunggu apa hasil penyelidikan polisi. Kita tunggu saja nanti itu kan tentu akan diberitahukan ke KPU. Tentu ini juga bagian daripada tindak lanjutnya nanti di Bawaslu juga kalau soal pidana pemilu. Jadi ini kita tunggu hasilnya dan apa yang sampaikan pada kita,” ujar Evi.

Sebelumnya, polisi berhasil menangkap tersangka pembuat hoax 7 kontainer surat suara tercoblos, Bagus Bawana Putra. Bagus, yang juga Ketua Dewan Koalisi Relawan Nasional (Kornas) Prabowo Subianto–komunitas relawan yang tak terdaftar di Badan Pemenangan Prabowo-Sandi–adalah pria yang membuat pesan suara hoax tersebut. 

Setelah menyebarkan rekaman suara dan menyebarkannya di media sosial, Bagus kabur ke wilayah Jawa Tengah. Polisi berhasil menangkapnya pada 7 Januari di Sragen. (yld/elz)

Beri komentar