Home » Berita » Analisis TKN vs BPN Soal Ustaz Somad Sowan ke Kiai-kiai - Trijaya FM Palembang

Analisis TKN vs BPN Soal Ustaz Somad Sowan ke Kiai-kiai

Jakarta – Ustaz Abdul Somad (UAS) menyambangi sejumlah kiai di Pulau Jawam yaitu Habib Luthfi bin Yahya dan KH Maimun Zubair (Mbah Moen) di Jawa Tengah. Somad berbaiat tarekat ke Habib Luthfi dan belajar ilmu tawaduk ke Mbah Moen.

Dalam catatan , Senin (11/2/2019), kunjungan Somad ke sejumlah kiai dianalisis oleh 2 timses paslon capres. Sekjen PPP Arsul Sani menyebut silaturahmi UAS ke para kiai sepuh Nahdlatul Ulama (NU) bisa ditafsirkan macam-macam, dari segi agama hingga politik.

Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma’ruf Amin itu lanjut menganalisis sisi politik dari sowannya UAS ke Habib Luthfi hingga Mbah Moen. Menurut Arsul, UAS juga ingin mengirim pesan kepada para pendukung Prabowo tentang asosiasi politiknya.

“Dari sisi politis, sebenarnya UAS juga hendak mengirim pesan bahwa sosoknya yang diasosiasikan sebagai pendukung Prabowo itu tidak benar sebagaimana meme yang diedar-edarkan di mana gambarnya ada dalam barisan mereka yang dukung paslon 02. Kami meyakini bahwa UAS melihat realitas bahwa mayoritas umat Islam dan ulamanya sesungguhnya lebih memilih kepada Jokowi,” sebut Arsul.

Arsul lantas memerinci analisis segi agama dan kultural dari kunjungan UAS ke Habib Luthfi bin Yahya hingga Mbah Moen. Menurutnya, UAS ingin memberi pesan kepada para ustaz muda tentang tradisi menghadap ulama senior.

“Dari sisi agama, UAS ingin menyampaikan pesan kepada beberapa ustaz muda yang ‘diulamakan’ oleh segmen tertentu bahwa menghidupkan tradisi datang kepada ulama senior seperti zaman dulu itu perlu dilakukan kembali,” ulas Arsul. 

Sedangkan juru bicara Direktorat Advokasi BPN Prabowo-Sandiaga Uno, Habiburokhman menepis analisis Arsul Sani. Habibrokhman yakin, UAS tetap menghormati ijtimak ulama.

“Kalau soal sikap UAS dalam pemilu saya pikir beliau pasti menghormati rekomendasi Ijtimak Ulama dan menghormati Imam Besar Habib Rizieq Syihab,” kata Habiburokhman, yang juga juru bicara Direktorat Advokasi BPN Prabowo-Sandiaga Uno, kepada wartawan, Minggu (10/2/2019).

Menurut Habiburokhman, pernyataan Arsul soal UAS hanyalah klaim sepihak. Habiburokhman punya analisis lain soal silaturahmi UAS ke Habib Luthfi dan Mbah Moen.

“Ciri-ciri orang panik dan takut kalah adalah apa pun diklaim dan dikait-kaitkan. Faktanya UAS adalah sosok ulama santun dan menaruh hormat pada para ulama yang lebih senior,” ucap dia. (detik)

Beri komentar