Home » Berita » Ajak Mahasiswa Kenali dan Tangkal Hoax - Trijaya FM Palembang

Ajak Mahasiswa Kenali dan Tangkal Hoax

Palembang, BP

Generasi milenial salah satunya yang paling banyak melakukan sharing (penyebaran) berita-berita hoax (bohong) melalui media sosial. Mengantisipasi hal agar tak lagi terjadi Dewan Eksekutif Mahasiswa (Dema) Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah Palembang menggelar kegiatan Sosialisasi dan Deklarasi Mahasiswa Anti Hoax bertempat di aula lantai tiga gedung Munaqosah Fakultas Adab, Selasa (9/4).

Tampil sebagai pembicara di acara yang dihadiri tak kurang dari 100 peserta perwakilan seluruh fakultas di lingkungan UIN RF Palembang ini Kabid Pengelola Komunikasi Publik (PKP) Diskominfo Provinsi Sumsel, Imansyah,SE,MM.

Menurut Presiden Mahasiswa (Presma) UIN RF, Rudianto Widodo tema yang diangkat dalam kegiatan sosialisasi ini “Peran Mahasiswa Milenial dalam Menangkal Hoax”.

“Saat ini kaum milenial menjadi pihak yang paling banyak menyebar hoax lantaran dalam kesehariannya kerap bersinggungan dengan media sosial. Sudah banyak kaum muda yang baik sengaja maupun tak disengaja menyebar berita hoax,” ungkap Rudi. Sekarang ini, terang Rudi sangat sulit untuk bisa membedakan mana berita hoax mana berita yang sesuai fakta.

Sebelumnya, ketua Dewan Mahasiswa (Dema) Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN RF Palembang, M Bagir menyebut saat ini hoax merupakan senjata yang paling berbahaya bahkan jika dibandingkan dengan senjata tajam sekalipun.

“Saat ini hoax sudah menjelma menjadi semacam senjata massal yang membunuh karakter orang per-orang, kelompok bahkan satu negara bisa hancur hanya karena penyebaran berita hoax. Tak jarang sebelum dapat dibuktikan kebenarannya hoax sudah terlanjur jadi asumsi publik,” ungkap Bagir.

Sementara itu, Kabid PKP Diskominfo Sumsel, Imansyah dalam paparannya yang berjudul “Generasi Anti Hoax : Cegah Penyebaran Berita Hoax di Media Sosial” menyampaikan lima cara mengenali hoax.

Diantaranya periksa alamat url atau website apakah kredibel atau tidak, periksa halaman tentang situs website yang menampilkan informasi tersebut, setelah ini cek apakah di dalam berita ada kalimat yang menyuruh pembacanya untuk membagikan pesan tersebut.

“Selain itu, untuk mengetahui berita tersebut hoax atau tidak bisa dilakukan dengan melakukan cross check di google tema berita spoesifik yang ingin di cek serta cek kebenaran gambarnya melalui google image,” urai Iman.

Lantas, kenapa hoax mudah sekali dipercaya ? Menurut Iman ada beberapa alasan yang menyebabkan hal itu sampai bisa terjadi diantaranya akibat keterbatasan informasi yang diterima masyarakat, tingkat popularitas informasi terkadang pemberitaan yang nyata-nyata hoax namun secara terus-menerus diberitakan secara mencolok akan berbalik seolah-olah menjadi berita yang valid.

Di kesempatan itu juga dilakukan deklarasi bersama mahasiswa UIN RF Palembang Anti Hoax yang diikuti seluruh peserta sosialisasi dengan pembacaan deklarasi anti hoax terutama di lingkup UIN RF Palembang.#osk

Beri komentar