Home » Berita » Jabatan Ketua DPRD Sumsel Dipastikan Milik Golkar - Trijaya FM Palembang

Jabatan Ketua DPRD Sumsel Dipastikan Milik Golkar

Palembang, BP–Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sumsel menggelar rapat pleno menetapkan kursi dan nama Caleg terpilih DPRD Provinsi Sumsel, Senin (12/8).
Sebanyak 75 anggota DPRD Provinsi Sumsel terpilih periode 2019-2024 dijadwalkan menjalani pengangkatan dan pengambilan sumpahnya 24 September 2019.
Dari hasil tersebut Partai Golkar mendapatkan porsi terbanyak dengan 13 kursi sehingga kursi Ketua DPRD Sumsel dipegang oleh kader Golkar Sumsel.
Disusul PDIP 11 kursi, Gerindra 10 kursi, Demokrat 9 kursi, PKB 8 kursi, PKS 6 kursi, Nasdem 6 kursi, PAN 5 kursi, Hanura 3 kursi, Perindo 3 kursi, dan PPP 1 kursi.
Menariknya, nama H Fatra Radezayansyah, Caleg DPRD Sumsel Partai Golkar terpilih Dapil IX Muba ini digadang-gadang namanya menjadi salah satu kandidat bakal menduduki kursi DPRD Sumsel.
Selain itu ada nama Hj RA Anita Noeringhati SH MH (Caleg Terpilih Dapil Palembang 1), dan M Yansuri SIP (Caleg Terpilih Dapil Palembang 2).
“Wah saya ga tau itu, lagian masih panjang dan ada mekanisme yang dilaksanakan, Gak usah berandai dulu masih ada mekanisme yang harus dijalankan,” kata suami Hj Lury Elza Alex Noerdin, Senin (12/8).
Sedangkan Wakil Ketua DPD I Partai Golkar Sumsel Hj RA Anita Noeringhati menyatakan untuk penentuan siapa kader Partai Golkar yang berhak duduk sebagai Ketua DPRD Provinsi Sumsel 2019-2024 nanti berdasarkan persyaratan dalam Juklak (Petunjuk Pelaksanaan) yang disampaikan DPP Partai Golkar.
“Alhamdulillah Partai Golkar sudah melewat gugatan di sidang Mahkamah Konstitusi dan kursinya tetap 13. Sehingga kursi Ketua DPRD Sumsel didapat Partai Golkar. Pada saatnya nanti kami dalam menunjuk siapa yang akan duduk sebagai Ketua berdasarkan Juklak dari DPP Partai Golkat. Di dalamnya ada persyaratan,” katanya, Senin (12/8).
Ketua Komisi IV DPRD Sumsel mengatakan usulan calon Ketua DPRD itu nanti harus melalui rapat pleno di selurih tingkatan dan dihadiri tingkatan di atasnya.
“Kalau untuk usulan Ketua DPRD Sumsel ini nanti yang hadir dari DPP. Plenonya kan belym dilaksanakan. Ada klarifikasi. Dihadiri DPD 1 di tingkat pusat rapat plenonya DPP,” kata Anita.
Peluang untuk menduduki kursi Ketua DPRD Sumsel saat ini kata Anita seluruh incumbent punya hak yang sama.
“Dalam Juklak dipersyaratkan pernah menduduki dalam tingkatan yang sama/incumbent. Yang diutamakan pengurus di tingkatan itu sendiri sehingga kalau berdasarkan itu ada saya Anita Noeringhati, M Yansuri, dan Nadia Basjir. Sedangkan incumbent lainnya seperti Meidi Basri, Hasbi itu dari kabupaten. Mereka berdua ini bisa saja jadi Ketua DPRD Provinsi manakala tidak ada pengurus DPD Provinsi yang duduk,” katanya.
Menanggapi mencuatnya nama Fatra Radezayansyah, Anita, enggan berkomentar panjang.
“Kita lihat saja nanti. Karena kita belum pleno. Sehingga informasi jangan katanya-katanya,” katanya.#osk

Beri komentar