Home » Berita » LKPI : Tingkat Pengetahuan Pilkada 2020 Masyarakat PALI dan Muratara Tertinggi - Trijaya FM Palembang

LKPI : Tingkat Pengetahuan Pilkada 2020 Masyarakat PALI dan Muratara Tertinggi

PALEMBANG – Kabupaten Penungkal Abab Lematang Ilir (PALI) dan Musi Rawas (Mura) tertinggi dalam tingkat pengetahuan pilkada (awareness) di tujuh kabupaten yang akan menyelengarakan Pilkada Serentak tahun 2020 di Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel).

Direktur LKPI Arianto, ST, M Si (Foto : Istimewa)

Rata-rata pengetahuan Pilkada 2020 di daerah yang akan melakukan pilkada sudah di atas 80 persen.

“Khusus untuk PALI dan Mura sudah diangka 95 persen masyarakat tahu akan ada Pilkada 2020,” ungkap Direktur Eksekutif LKPI Arianto, ST, M Si, Senin (16/3/2020).

Menurutnya tingginya  tingkat pengetahuan pilkada yang akan dilangsungkan, 23 September 2020 ini trennya terus meningkat didasarkan dalam temuan survei Lembaga Kajian Publik Independen (LKPI).

“Tingginya tingkat pengetahuan pilkada ini dikarenakan salah satu faktornya adalah para calon kandidat yang bersosialisasi di masyarakat untuk memperkenalkan diri dan mensosialisasikan program,” katanya.

Lembaga yang tergabung dalam Perhimpunan Survei Opini Publik Indonesia (Persepi) juga menjelaskan biasanya, tingkat pengetahuan pilkada yang tinggi akan berdampak dengan naiknya partisipasi pemilih.

Kondisi ini merupakan sinyal yang baik bagi calon yang akan maju dalam pilkada dan juga bagi penyelenggara pemilu, dalam hal ini, KPUD setempat.

Biasanya masyarakat yang sudah mengetahui pilkada akan digelar enam bulan menjelang pilkada apabila hasilnya sudah di atas 80 persen sudah cukup baik. Namun yang harus diperhatikan betul adalah partisipasi pemilih, yang biasanya pada hari pencoblosan turun dari prediksi yang ada.

“Untuk itu, penyelenggara pemilu  setempat dalam hal ini KPUD memastikan nantinya akan datang ke Tps untuk menyalurkan pilihannya terus dijaga dan bahkan ditingkatkan,” kata eks Koordinator Lembaga Survei Indonesia (LSI) Sumsel ini.

Menanggapi hasil survei tersebut, Ketua KPU Pali Sunario, SE mengatakan sebagai kabupaten yang baru dua kali ini melaksanakan pilkada dengan tingkat pengetahuan tertinggi hal ini patut diapresiasi.

Ketua KPU Pali Sunario (Foto : Istimewa)

Pihaknya sudah melakukan berbagai cara untuk sosialisasi kepada semua pihak, baik melalui pemerintah daerah, partai politik, OKP, ormas, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, tokoh pemuda, kaum milenial dan emak-emak.

Sosialisasi secara terus menerus baik secara lansung kemasyarakat maupun melalui media cetak dan online, media sosial serta melalui televisi dan radio, baliho dan spanduk sudah disebar ke seluruh desa kelurahan se-Kabupaten PALI untuk memaksimalkan partisipasi pemilih.

“Tingginya tingkat pengetahuan masyarakat PALI tentang pilkada akan diharapkan akan beriringan dengan dengan tingkat partisipasi pemilih datang ke TPS pada 23 september 2020 yang akan datang yaitu di atas 80 persen ,” ujarnya.

Dia menambahkan tugas berat ke depan bagaimana memastikan masyarakat datang ke TPS sesuai target KPU PALI yakni diatas 80 persen berpartisipasi.

Berikut tingkat pengetahuan masyarakat soal Pilkada di 7 Kabupaten Kota secara berurutan berdasarkan survei LKPI :

  • Ogan iIir yang tahu pilkada 89%, belum tahu 11%. Yang menyatakan akan berpartisipasi saat survei : 88%.
  • OKU yang tahu pilkada 92%, Tidak tahu 8% dan menyatakan akan berpartisipasi saat survei 89%
  • OKUS yang Tahu pilkada 93%, Belum tahu 7%. Menyatakan akan berpartisipasi saat Survei 87%.
  • OKUT yanh tahu pilkada 93%, Tidak tahu 7%. Menyatakan akan berpartisipasi saat survei 89%
  • PALI Tahu pilkada 95%, Tidak tahu 5%. Menyatakan akan berpartisipasi saat survei 89%.
  • MURA : Tahu pilkada 89%, Tidak tahu 11%. Menyatakan akan berpartisipasi saat survei : 87%
  • MURATARA : Tahu pilkada 95%, Tidak tahu 5%. Menyatakan akan berpartisipasi saat survei : 89%.(Jul)

Beri komentar