Home » Berita » Begini Panduan Menghadapi COVID-19 di Laut - Trijaya FM Palembang

Begini Panduan Menghadapi COVID-19 di Laut


Kepala Badan Keamanan Laut (Bakamla) Laksamana Madya TNI Aan Kurnia. (Humas BNPB)

Trijayafmplg.net – Virus SARS-CoV-2 ternyata penyebarannya tidak saja terjadi di tengah pemukiman atau pun ruang publik, seperti pusat perbelanjaan. Penularan COVID -19 sangat mungkin terjadi di perairan. Itu mungkin terjadi saat sebuah kapal melakukan transit di suatu wilayah. Penularan COVID-19 melalui percikan droplets tidak hanya di darat tetapi juga laut. 

Demikian  diungkapkan oleh Kepala Badan Keamanan Laut (Bakamla) Laksamana Madya TNI Aan Kurnia meluncurkan sebuah referensi berjudul ‘Panduan Menghadapi Pandemi COVID-19 di Laut’ di Media Center Gugus Tugas, Jakarta, pada Selasa, 17 Juni 2020. 

Hal inilah yang menjadi latar belakang Bakamla untuk menginisiasi dalam pembuatan buku panduan penanganan COVID-19 di laut, khususnya bagi aparat penegak hukum di laut.

“Oleh karena itu, saat pandemi COVID-19 sangat perlu bagi aparat keamanan di laut memahami penanganannya sehingga diperlukan sebuah buku panduan,” ucap Aan. 

Di samping itu, pihaknya menemukan pelanggaran yang terjadi di laut Indonesia, seperti masuknya sejumlah tenaga kerja Indonesia atau pekerja migran Indonesia dari luar negeri. Mereka mencoba memasuki wilayah dengan menggunakan jalur ilegal dan tanpa protokol kesehatan. 

Langkah ini telah dikoordinasikan dan didukung Gugus Tugas Nasional untuk panduan kepada pengguna laut yang beroperasi di wilayah perairan dan wilayah yurisdiksi Indonesia, termasuk semua kapal penegak hukum. 

Bakamla telah berkoordinasi dengan kementerian dan lembaga terkait. Ini terutama pada kementerian dan lembaga  yang memiliki satuan kapal patroli untuk mempersiapkan protokol khusus bagi aparat penegak hukum di laut.

Panduan ini mengacu pada referensi internasional, International Maritime Organizatiok (IMO) dan International Health Regulation (IHR). Panduan ini juga memuat 8 protokol khusus untuk aparat penegak hukum yang melakukan patroli laut. 

Kedelapan protokol tersebut yaitu:

1. Protokol Kapal di Pelabuhan

2. Protokol Kapak Saat Lego Jangkar/Berlayar

3. Protokol Kapal Sebelum Tugss Patroli

4. Protokol Kapal Setelah Tugas Patroli

5. Protokol Boarding Party (Tim Pemeriksa) 

6. Protokol Membawa Kapal Sasaran/Tangkapan

7. Protokol Evakuasi Pasien

8. Protokol Membawa Orang (Tawanan) di Atas Kapal

Menurutnya, buku panduan ini akan terus disempurnakan dan diperbaharui berdasarkan perkembangan situasi dan kasus di lapangan.

(Julian/Rilis)

Beri komentar