Home » Berita » Survei Konsumen BI, Terjadi Pelemahan Optimisme Masyarakat Sumsel Terhadap Kondisi Ekonomi - Trijaya FM Palembang

Survei Konsumen BI, Terjadi Pelemahan Optimisme Masyarakat Sumsel Terhadap Kondisi Ekonomi

Survei  Konsumen Bank   Indonesia    pada    triwulan II-2020 mengindikasikan adanya pelemahan optimisme masyarakat Sumatera Selatan    terhadap    kondisi   ekonomi.

Trijayafmplg.net – Survei kepada konsumen yang rutin dilakukan Bank Indonesia selaku otoritas moneter di tiap bulan, memberikan beberapa hasil yang cukup memprihatinkan. Survei  Konsumen Bank   Indonesia    pada    triwulan II-2020 mengindikasikan adanya pelemahan optimisme   masyarakat     Sumatera    Selatan    terhadap    kondisi   ekonomi.   

Hal   ini  diindikasikan oleh   penurunan   lndeks  Keyakinan  Konsumen   (IKK)  yang  cukup  dalam  dari   136,56  di triwulan sebelumnya   menjadi  88,39  pada  triwulan II-2020,  sehingga  masuk kepada zona pesimis (di bawah 100). 

Penurunan IKK  disebabkan oleh penurunan kedua indeks pembentuknya, terutama indeks Kondisi Ekonomi  Saat lni (IKE) yang  turun  tajam  dari   125,67  menjadi  54,33.  Sementara,   lndeks Ekspektasi    Konsumen     (IEK)    masih    berada  pada  zona  optimis   meskipun  sedikit  melemah    dari 14 7,44  menjadi    122,44    pada triwulan II-2020.

Survei   tersbut  dilaksanakan secara   bulanan   untuk   mengetahui    keyakinan  konsumen      mengenai      kondisi     ekonomi      saat    ini    dan    ekspektasi      terhadap      kondisi perekonomian     pada  6  bulan   mendatang.     Hasil   survei   konsumen   tersebut    terlihat   dari  lndeks Keyakinan  Konsumen  yang  merupakan   rata-rata    sederhana  dari   lndeks Kondisi   Ekonomi   Saat  ini (IKE)  dan lndeks   Ekspektasi    Konsumen.   

lndeks   Ekonomi  Saat ini  mencakup  keyakinan   konsumen mengenai   penghasilan  saat  ini,  ketepatan  waktu   untuk   melakukan  pembelian   barang tahan  lama, dan  ketersediaan    lapangan   kerja, dengan  membandingkan    kondisi   saat ini  dan 6 bulan yang  lalu.

Sedangkan  lndeks   Ekspektasi     Konsumen   mencakup   keyakinan  konsumen   mengenai  ekspektasi konsumen  terhadap  kondisi   Perekonomian    6 bulan yang akan datang  dibandingkan   dengan   saat ini, meliputi  ekspektasi  penghasilan,  kondisi  dunia  usaha,  dan ketersediaan  lapangan  kerja.

Survei ini  dilakukan    kepada    300  orang  responden   dengan  golongan   ekonomi   menengah   keatas  dan dengan  pengeluaran    rutin  lebih dari   Rp 1    juta.

Sementara itu,  persepsi   masyarakat   Sumatera    Selatan   terhadap   kondisi   ekonomi   saat  ini  turun   cukup  dalam yang    disebabkan    mulai    terasanya   dampak    pandemi    COVID-19    kepada   aktivitas    ekonomi masyarakat.  Hal   ini   tercermin   lndeks  Kondisi   Ekonomi  Saat   lni  (IKE) yang  masuk  ke zona  pesimis pada   bulan   Juni    2020.  Menurunnya     IKE    disebabkan    oleh    menurunnya      seluruh    komponen penyusunnya   dengan    penurunan   indeks  terdalam     terjadi   pada  indeks  Ketersediaan Lapangan Kerja yang  turun   sebesar -94,55   dalam  1    triwulan    menjadi  27,89.   

Penurunan  ini  diindikasikan oleh adanya  pengurangan   tenaga  kerja di beberapa  lapangan  usaha terdampak   pandemi  seperti lapangan   usaha  penyediaan   akomodasi   dan  makan  dan  minum   dan  lapangan   usaha  industri pengolahan.    Penurunan   komponen    ini  juga   diikuti    oleh  penurunan    komponen    lainnya  yaitu lndeks    Konsumsi    Barang  Tahan   Lama  yang  turun    dari   132,89 menjadi    69,89,   dan   lndeks Penghasilan  Saat ini yang turun  dari  136,89  menjadi  65,22.  Turunnya permintaan   akibat  adanya pembatasan   aktivitas   ekonomi    dalam   rangka    pencegahan     penularan    COVID-19   menyebabkan turunnya   transaksi  ekonomi  di  masyarakat.

Di tengah    menurunnya    persepsi   masyarakat     terhadap     kondisi    ekonomi    saat  ini,    masyarakat Sumatera Selatan masih cukup  optimis terhadap   perkiraan kondisi ekonomi 6 bulan ke depan   meskipun    melemah dibandingkan   triwulan    sebelumnya. lndeks Ekspektasi Ekonomi (IEK) di triwulan II-2020 sebesar122.44, lebih rendah dibandingkan  triwulan  sebelumnyasebesar 147.44 namun masih  berada di  dalam zona optimis.  

Konsumen memperkirakan kondisi perekonomian akan mulai  pulih  6 bulan ke  depan   seiring  dengan mulai   meredanya pandemi COVID-19.  Penurunan IEK disebabkan oleh  komponen  lndeks  Ekspektasi  Kegiatan Usaha yang menurun dari  154,  11   menjadi   96,56 dan lndeks Ekspektasi   Penghasilan  yang juga turun  dari 159,89  menjadi  137,33  di  triwulan  II-2020.   lndeks  Ekspektasi  Lapangan Kerja juga tu run dari 147 menjadi 133,44.

(Julian/Rilis)

Beri komentar