Home » Berita » Liputan Lalu Lintas Lebaran 2008 » ARUS MUDIK PENUMPANG KA MULAI MENINGKAT

ARUS MUDIK PENUMPANG KA MULAI MENINGKAT

PALEMBANG – Arus mudik penumpang menggunakan angkutan kereta api (KA) dari Stasiun Kertapati Palembang tujuan Tanjung Karang, Lampung dan Lubuk Linggau, Jumat pagi atau memasuki hari keenam menjelang perayaan Idul Fitri 1429 Hijriyah mulai meningkat.

Pantauan di Stasiun Kertapati Palembang, Jumat tampak jumlah penumpang yang antrian membeli tiket di muka loket lebih banyak, dibanding beberapa hari sebelumnya sejak diberlakukan angkutan lebaran H-10 atau 21 September lalu.

Menurut Zahrul Atik, petugas Posko Lebaran di Stasiun Kertapati bahwa mulai Jumat pagi ini jumlah penumpang semakin banyak, namun mengenai penumpang semuanya kebagian tempat duduk atau tidak belum diketahui secara pasti.

“Pada Jumat pagi ini KA Ekspres tujuan Tanjung Karang belum diberangkatkan, sehingga belum bisa diketahui apakah semua penumpang dapat tempat duduk atau sebagian mulai berdiri, pemberangkatannya pukul 09.00 WIB,” katanya.

Sementara data Posko tersebut, jumlah penumpang yang diberangkatkan dari Stasiun Kertapati tujuan Tanjung Karang dan Lubuk Linggau sejak 21 hingga 25 September tercatat total sebanyak 80.386 penumpang dengan pendapatan mencapai Rp217,7 juta.

Berdasarkan data, sejak diberlakukan angkutan lebaran 21 September lalu hingga 25 September, jumlah penumpang mudik lebaran terbanyak pada 25 September mencapai 1.889 penumpang, dan terendah pada 22 September hanya 1.348 penumpang.

Sementara Ka. Humas PT.KAI Sumsel, Darmawan, sebelumnya mengatakan bahwa angkutan lebaran menggunakan empat KA penumpang masing-masing KA Limek Sriwijaya, Ekspres Rajabasa dari Stasiun Kertapati tujuan Tanjung Karang dan KA Sindang Marga serta KA Srelo tujuan Lubuk Linggau.

Menurut dia, selain keempat KA tersebut, pihaknya juga menyiapkan Kereta Api Luar Biasa (KLB) atau dikenal KA Sapujagat fungsinya dioperasikan bila jumlah penumpang tidak terangkut oleh KA yang ada, sehingga warga tidak terhambat dan dapat pulang ke kampung halaman masing-masing.

Sementara penumpang mudik menggunakan angkutan bus antar kota dalam provinsi (AKDP) maupun antar kota antar provinsi (AKAP) di terminal bus setempat, hingga Jumat pagi tampak semakin ramai, bahkan ketika berangkat semua tempat duduk tidak ada yang kosong. (Rep/Fir)

Beri komentar