Home » COVID19 » Pemprov Jatim Diminta Ambil Langkah Serius Tangani Covid-19 - Trijaya FM Palembang

Pemprov Jatim Diminta Ambil Langkah Serius Tangani Covid-19


Doni Monardo, Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 (BNPB)

Trijayafmplg.net – Tingginya angka kasus COVID-19 di Propinsi Jawa Timur membuat pemerintah mengambil beberapa langkah strategis. Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19,  Doni Monardo lalu melakukan koordinasi dengan kepada Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Daerah Provinsi Jawa Timur. Tindakan ini dilakukan agar mereka lebih fokus membuat kajian dan memetakan seluruh permasalahan yang kemudian menjadi pemicu tingginya angka kasus COVID-19 disana.

Menurut Doni, kajian dan pemetaan tersebut akan menjadi dasar awal untuk selanjutnya dapat digunakan sebagai pengambilan keputusan dan kebijakan penanganan sesuai kondisi dan kebutuhan tiap-tiap wilayah.

Ia mengingatkan bahwa angka penambahan kasus COVID-19 di Jawa Timur sudah semakin tinggi. Bahkan angka kematian di Jawa Timur tertinggi dibanding wilayah lain di Indonesia.

“Perlu dilakukan kajian. Penyebab utamanya apa,” kata Doni dalam kunjungan kerja di Gedung Grahadi, Surabaya, Jawa Timur, Rabu, 23 Juni 2020.

Doni meminta Pemprov Jawa Timur agar segera mengambil langkah serius untuk memutus penyebaran COVID-19 melalui beberapa pendekatan masyarakat, salah satunya melalui pendekatan yang dimulai dari peran para anggota keluarga.

Ia meminta agar peningkatan kapasitas dan pemahaman masyarakat dalam penanganan jenazah COVID-19 harus ditingkatkan. Sehingga diharapkan tidak ada lagi upaya pengambilan jenazah pasien terkonfirmasi COVID-19 secara paksa oleh pihak keluarga.

“Setiap ada pasien yang relatif sudah risikonya tinggi, maka ini perlu penegasan kepada keluarga untuk disampaikan sehingga mereka tidak gegabah untuk mengambil alih jenazah, yang dampaknya akan timbul kasus baru,” jelas Doni.

Lebih lanjut, Doni juga menekankan agar pendekatan secara religi juga digalakkan. Menurutnya, upaya pencegahan penyebaran COVID-19 adalah bagian dari ibadah. Sehingga apabila seseorang dapat melindungi diri sendiri, maka berarti juga dapat melindungi orang lain. 

Sebagai informasi, hingga hari ini kasus penambahan COVID-19 di Jawa Timur ada sebanyak 183 orang, sehingga totalnya menjadi 10.298. Kemudian untuk pasien sembuh bertambah 80 dan totalnya adalah 2.995 orang. Sedangkan kasus meninggal dilaporkan menjadi 750 setelah ada penambahan sebanyak 9 orang.

(Julian/Rilis)

Beri komentar